Connect with us

DUNIA

Serangan Udara Israel di Gaza Tewaskan Delapan Warga Sipil

Aktualitas.id -

Ilustrasi - Warga Palestina berjalan di atas puing-puing bangunan yang hancur akibat serangan udara Israel di daerah El-Remal di Kota Gaza pada 9 Oktober 2023. Naaman Omar/apaimages/WAA via Wikimedia Commons

AKTUALITAS.ID – Sedikitnya delapan orang dilaporkan tewas akibat rentetan serangan terbaru militer Israel di berbagai wilayah Jalur Gaza, Kamis (26/2/2026) waktu setempat. Serangan terjadi saat kesepakatan gencatan senjata yang diberlakukan sejak Oktober tahun lalu masih berlangsung.

Mengutip laporan Reuters, petugas medis di Gaza menyebut serangan udara Israel menghantam sekelompok warga Palestina di kawasan Tuffah, Kota Gaza, wilayah utara. Sedikitnya dua orang tewas dan beberapa lainnya mengalami luka-luka dalam serangan tersebut.

Serangan lain yang melibatkan drone tempur juga dilaporkan menyasar dua pos pemeriksaan kepolisian di Khan Younis serta wilayah Abu Hujair, barat laut kamp pengungsi Bureij. Dari serangan di wilayah selatan dan tengah Gaza itu, sedikitnya lima orang dilaporkan tewas.

Pihak militer Israel belum memberikan tanggapan langsung atas laporan korban tersebut. Namun, dalam pernyataan terpisah, militer Tel Aviv menyebut pasukannya di Gaza selatan telah menewaskan seorang militan yang dianggap memberikan ancaman langsung setelah melintasi area yang masih diduduki Israel. Insiden itu diklaim sebagai pelanggaran terhadap gencatan senjata.

Konflik di Jalur Gaza telah berlangsung sejak Oktober 2023 setelah kelompok Hamas melancarkan serangan mendadak ke wilayah Israel. Sejak saat itu, kawasan tersebut mengalami kerusakan luas akibat pertempuran berkepanjangan.

Menurut otoritas kesehatan Gaza, lebih dari 72.000 orang dilaporkan tewas sejak konflik meletus, sebagian besar merupakan warga sipil. Bahkan sejak gencatan senjata diberlakukan pada Oktober 2025, sedikitnya 600 orang dilaporkan meninggal akibat serangan yang masih terjadi.

Israel dan Hamas saling menyalahkan atas pelanggaran kesepakatan gencatan senjata. Pada Januari lalu, gencatan senjata memasuki fase kedua yang mencakup penarikan pasukan Israel lebih jauh dari Gaza serta rencana pelucutan senjata Hamas dan pengalihan kendali administrasi wilayah tersebut.

Situasi keamanan di Gaza pun tetap rapuh di tengah upaya diplomatik yang masih berlangsung untuk menjaga keberlanjutan gencatan senjata. (Mun)

TRENDING

Exit mobile version