NASIONAL
Kemhan Pastikan Kapal Induk untuk Misi Non-Tempur
AKTUALITAS.ID – Kementerian Pertahanan (Kemhan) memastikan kapal induk Giuseppe Garibaldi yang akan diterima Indonesia direncanakan untuk operasi militer selain perang (OMSP), khususnya dalam penanggulangan bencana.
Kepala Biro Informasi Pertahanan Setjen Kemhan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, menjelaskan kapal tersebut merupakan hibah dari pemerintah Italia melalui skema government to government (G to G).
Menurut Rico, meskipun berstatus hibah, pemerintah tetap menyiapkan anggaran untuk kebutuhan pemeliharaan, perbaikan, serta retrofit agar kapal dapat beroperasi optimal sesuai kebutuhan Indonesia.
“Ada kaitannya dengan biaya pemeliharaan, perbaikan, retrofit, karena kapal ini rencananya akan digunakan untuk operasi militer selain perang, khususnya penanggulangan bencana,” ujarnya, Kamis (26/2/2026).
Kapal induk Giuseppe Garibaldi memiliki helideck yang mampu menampung hingga enam helikopter sekaligus. Fasilitas ini dinilai sangat strategis untuk mempercepat distribusi logistik, personel, serta bantuan kemanusiaan saat terjadi bencana alam di wilayah Indonesia.
Rico mencontohkan, apabila kapal tersebut telah tersedia saat terjadi bencana besar di Sumatera, proses distribusi bantuan melalui udara bisa lebih efektif tanpa harus bergantung pada pangkalan atau landasan udara yang jaraknya jauh.
Selain itu, kapal-kapal kecil juga dapat melakukan suplai ulang bahan bakar minyak (BBM) dan logistik langsung ke kapal induk di laut, sehingga operasional menjadi lebih efisien.
Kemhan menegaskan kepemilikan kapal induk ini tidak berarti Indonesia mengadopsi strategi militer agresif. Pemerintah memastikan tidak ada niatan invasif dalam pengadaan kapal tersebut.
“Tidak ada niatan dari bangsa Indonesia bersifat agresif. Kapal ini akan digunakan untuk bantuan kemanusiaan dan operasi militer selain perang,” tegas Rico.
Dengan luas wilayah kepulauan dan potensi bencana alam yang tinggi, keberadaan kapal induk seperti Giuseppe Garibaldi dinilai dapat memperkuat respons cepat pemerintah dalam penanganan krisis kemanusiaan di berbagai daerah. (Bowo/Mun)
-
OTOTEK17/10/2026 20:00 WIBGoogle Wanti-Wanti Peretas Bisa Kuasai Komputer dari Jarak Jauh
-
Berita17/10/2026 08:19 WIBFadli Zon Resmikan Museum Keris Indonesia di TMII, Pamerkan 6.021 Koleksi
-
NUSANTARA17/10/2026 07:30 WIBAwas! 3 Hari ke Depan Sumut Masih Terkepung Asap Beracun
-
DUNIA17/10/2026 21:00 WIBTerkuak! AS Siapkan Emak dari Segala Bom untuk Hantam Iran
-
OASE17/10/2026 05:00 WIBKisah Nabi Yunus dan Ikan Besar dalam Surat Ash-Shaffat
-
JABODETABEK17/10/2026 05:30 WIBBMKG: 6 Wilayah Jakarta Cerah
-
JABODETABEK17/10/2026 22:00 WIBNiat Numpang Tidur, Bocah 11 Tahun di Depok Malah Disodomi
-
NASIONAL17/10/2026 06:00 WIBBahlil Buka Suara Usai Dikabarkan Bakal Diganti Prabowo