Connect with us

DUNIA

IRGC Klaim Akan Bunuh Netanyahu Jika Masih Hidup

Aktualitas.id -

IRGC Klaim Akan Bunuh Netanyahu Jika Masih Hidup, ilustrasi foto: aktualitas.id - ai

AKTUALITAS.ID – Garda Revolusi Iran (IRGC) menegaskan akan menargetkan Benjamin Netanyahu dalam konflik yang terus berlanjut dengan Israel dan Amerika Serikat. Pasukan elite Iran itu menyatakan janji untuk membunuh Netanyahu jika perdana menteri Israel tersebut masih hidup.

“Jika penjahat pembunuh anak ini masih hidup, kami akan terus mengejar dan membunuhnya dengan kekuatan penuh,” demikian pernyataan resmi IRGC melalui situs web mereka, Sepah News, Minggu (15/3/2026).

Sebelumnya, beredar spekulasi bahwa Netanyahu mengalami luka atau bahkan tewas akibat serangan Iran. Isu ini muncul setelah sebuah cuplikan gambar menunjukkan jari Netanyahu tampak berbeda saat memberi keterangan pers pada Jumat lalu, menimbulkan dugaan penggunaan teknologi AI untuk menutupi kondisi aslinya.

Namun, kantor pemerintahan Israel membantah kabar tersebut. “Ini adalah berita palsu. Perdana Menteri baik-baik saja,” tulis pernyataan resmi pemerintah Israel.

Di sisi lain, pasukan Iran terus melancarkan serangan rudal dan drone baru ke sejumlah pangkalan militer AS di wilayah Timur Tengah. Teheran memperingatkan warga sipil agar menjauhi situs-situs militer Amerika karena konflik dengan AS dan Israel belum menunjukkan tanda-tanda mereda.

Menurut IRGC, fasilitas militer Amerika di Irak, Bahrain, dan Kuwait telah diserang saat perang memasuki hari ke-16.

“Drone mematikan kami mencari titik demi titik tempat persembunyian tentara AS di wilayah tersebut. Setelah mendapatkan informasi intelijen, mereka akan menyerang secara tepat setiap teroris Amerika di daerah tersebut,” kata juru bicara komando militer tertinggi Iran.

Presiden Donald Trump menilai serangan balasan Iran terhadap sekutu yang menampung pangkalan AS di Timur Tengah sebagai “kejutan terbesar” dalam eskalasi konflik saat ini.

Konflik ini menambah ketegangan geopolitik global, dengan risiko meningkatnya serangan terhadap target-target militer dan politik di kawasan Timur Tengah, serta memengaruhi pasar energi dan keamanan regional. (Mun)

TRENDING

Exit mobile version