EKBIS
APBN Salurkan Rp463,1 Triliun untuk Pendidikan, Menkeu Sri Mulyani: Demi Indonesia Maju
AKTUALITAS.ID – Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2024 telah menyalurkan dana senilai Rp463,1 triliun untuk sektor pendidikan hingga Oktober tahun ini. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan bahwa alokasi ini mengalami peningkatan sebesar 10,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, yang tercatat sebesar Rp417,7 triliun.
Sri Mulyani menegaskan komitmen pemerintah untuk terus menjadikan APBN sebagai motor penggerak peningkatan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia (SDM) demi mewujudkan cita-cita Indonesia Maju. “APBN akan terus menjadi motor penggerak peningkatan kualitas pendidikan dan SDM Indonesia,” tulisnya dalam akun Instagram resmi @smindrawati, Selasa (12/11/2024), di Jakarta.
Tiga Jalur Penyaluran Dana Pendidikan
Anggaran pendidikan yang disalurkan melalui APBN ini didistribusikan melalui tiga jalur utama, yaitu Belanja Pemerintah Pusat (BPP), Transfer ke Daerah (TKD), dan Dana Abadi Pendidikan.
Melalui BPP, realisasi anggaran tercatat mencapai Rp152,5 triliun. Dana ini digunakan untuk mendukung Program Indonesia Pintar (PIP) bagi 17,2 juta siswa dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) untuk 889 ribu mahasiswa. Selain itu, 620,6 ribu guru non-PNS dan 73,7 ribu dosen juga menerima tunjangan profesi dari anggaran ini. Tidak ketinggalan, Bantuan Operasional Sekolah (BOS) disalurkan kepada 9,3 juta siswa dan 54.551 sekolah, serta Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN) kepada 197 perguruan tinggi negeri.
Melalui TKD, dana yang tersalurkan mencapai Rp295,6 triliun. Dana ini digunakan untuk mendukung BOS bagi 43,7 juta siswa dan 46 ribu sekolah, serta Bantuan Operasional Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD) kepada 6,2 juta peserta didik di 3.611 satuan pendidikan. Selain itu, sebanyak 1,4 juta guru menerima gaji, tunjangan profesi, dan Tambahan Penghasilan (Tamsil), serta bantuan untuk rehabilitasi 5.404 ruang kelas. Adapun Dana Abadi Pendidikan tercatat telah terealisasi sebesar Rp15 triliun.
Dengan besarnya alokasi dana ini, Menteri Keuangan Sri Mulyani memastikan bahwa pemerintah akan terus berkomitmen memperkuat sektor pendidikan sebagai fondasi utama untuk meningkatkan SDM Indonesia di masa depan. Pemerintah berharap alokasi ini dapat mendukung pemerataan pendidikan berkualitas di seluruh wilayah Indonesia, sebagai langkah nyata dalam mencapai visi Indonesia Maju. (NAUFAL/RAFI)
-
POLITIK16/02/2026 06:00 WIBPDIP Tegaskan Koalisi Permanen Harus dengan Rakyat
-
PAPUA TENGAH16/02/2026 16:46 WIBPria Paruh Baya di Mimika Ditemukan Gantung Diri
-
PAPUA TENGAH16/02/2026 15:16 WIBTiga Unsur Ini Punya Peran Penting untuk Penyelesaian Tapal Batas Kapiraya
-
NASIONAL16/02/2026 18:30 WIBBareskrim: AKBP Didik Miliki Narkoba untuk Konsumsi
-
POLITIK16/02/2026 10:00 WIBRatusan Kepala Daerah Terjerat Korupsi, Wamen Dalam Negeri Desak Evaluasi Pilkada
-
OLAHRAGA16/02/2026 20:30 WIBBayern Muenchen Masih Perkasa di Puncak Klasemen
-
OLAHRAGA16/02/2026 19:41 WIBDidukung PTFI, Tiga Pemain PFA Tempah Kemampuan di Klub Austria
-
PAPUA TENGAH16/02/2026 19:13 WIBBMKG Himbau Nelayan Waspadai Cuaca Buruk di Perairan Timika