EKBIS
Bambang Pranoto Bongkar Fakta Sengketa Merek Minyak Balur Kutus-Kutus

AKTUALITAS.ID – Bambang Pranoto, yang akrab disapa Babe, akhirnya angkat bicara mengenai sengketa merek minyak balur Kutus-Kutus yang tengah berlangsung di Pengadilan Niaga Surabaya. Dalam pernyataannya, ia menegaskan bahwa konflik ini bukan disebabkan oleh pihak ketiga, melainkan upaya sepihak dari Fazli Hasniel Sugiharto yang diduga ingin menguasai merek tersebut.
Bambang menyampaikan bahwa Fazli, yang merupakan anak angkatnya, telah menyebarkan narasi yang menyudutkan dirinya. Salah satunya adalah tuduhan bahwa ada pihak ketiga yang memicu perselisihan ini. Namun, berdasarkan fakta yang terungkap di persidangan dan investigasi lapangan, tidak ada campur tangan orang lain yang menyebabkan konflik antara mereka.
Fakta-Fakta yang Perlu Diketahui Publik
Dalam video klarifikasi berdurasi 20 menit 58 detik, Bambang mengungkapkan beberapa fakta utama terkait sengketa ini:
1. Dugaan Permintaan Uang Rp50 Miliar Sebelum Sengketa
Bambang menyebutkan bahwa sebelum sengketa terjadi, Fazli sempat menyatakan kesediaannya menyerahkan merek Kutus-Kutus kepada dirinya dengan syarat ia membayar Rp50 miliar. Namun, permintaan tersebut dianggap tidak masuk akal dan tidak sesuai dengan prinsip bisnis yang sehat, sehingga Bambang menolak. Keputusan ini kemudian berujung pada konflik hukum yang berlanjut hingga kini.
2. Niat Baik untuk Melepas Merek, Tapi Masih Diserang
Demi menghindari perselisihan berkepanjangan, Bambang akhirnya memutuskan untuk meninggalkan merek Kutus-Kutus dan bertransformasi dengan merek baru, yakni Kutus-Kutus Aksara Bali, serta mendirikan brand Sanga-Sanga. Namun, Fazli justru melayangkan somasi kepada Bambang dan para mitranya, mengakibatkan gangguan dalam produksi dan penjualan. Bahkan, beberapa produk mereka di-take down dari berbagai platform e-commerce.
3. Dugaan Motif Penguasaan Sepihak
Bambang menilai bahwa klaim Fazli untuk meneruskan perjuangan ibunya hanyalah dalih semata. Setelah permintaan uang Rp50 miliar tidak dikabulkan, Fazli diduga malah menggunakan merek Kutus-Kutus sebagai alat untuk menyerang bisnis ayah angkatnya. Hal ini mengindikasikan bahwa tujuan utama Fazli bukanlah meneruskan warisan keluarga, melainkan menguasai bisnis yang telah dibangun dengan susah payah oleh Bambang.
4. Upaya Damai yang Selalu Ditolak
Bambang mengaku telah beberapa kali mengajak Fazli untuk berdamai dan menjalin kerja sama agar merek ini bisa berkembang bersama. Namun, semua upaya tersebut selalu ditolak, karena Fazli lebih memilih jalur konflik demi menguasai bisnis ini sepenuhnya tanpa kompromi.
5. Sudah Menerima Uang Rp18 Miliar, Tapi Masih Menyerang
Bambang juga mengungkapkan bahwa Fazli telah menerima pembayaran sebesar Rp18 miliar atas sebidang tanah yang sebenarnya merupakan miliknya. Namun, setelah mendapatkan uang tersebut, bukannya berdamai, Fazli justru semakin gencar menyerang dengan meluncurkan produk tandingan menggunakan merek Kutus-Kutus.
Bambang Pranoto: Ini Bukan Perjuangan Keluarga, Tapi Perebutan Bisnis
Dari fakta-fakta di atas, Bambang menyimpulkan bahwa tindakan Fazli bukanlah perjuangan keluarga, melainkan dugaan upaya sistematis untuk merebut bisnis yang bukan haknya. Oleh karena itu, langkah-langkah hukum yang ditempuh Bambang selama ini semata-mata untuk mempertahankan haknya dan melawan tindakan yang dianggap tidak adil.
Ia pun mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh narasi sepihak dan dapat melihat permasalahan ini secara objektif. “Upaya fitnah dan manipulasi fakta tidak akan mengubah kenyataan bahwa bisnis ini telah saya rintis dengan kerja keras,” tegasnya.
Lebih lanjut, Bambang juga mengingatkan bahwa produk Kutus-Kutus yang saat ini beredar di pasaran bukanlah produksi miliknya, melainkan telah diambil alih oleh pihak lain.
Dengan pernyataan ini, Bambang berharap agar konflik ini dapat segera menemukan titik terang dan keadilan dapat ditegakkan. (ARI WIBOWO/DIN)
-
RAGAM28/08/2025 16:00 WIB
Sulit di Bacanya, Inilah Nama Orang Terpanjang di Indonesia
-
NASIONAL28/08/2025 22:30 WIB
Demo Aksi Berujung Ricuh, Pengemudi Ojol Tewas Terlindas Rantis Brimob
-
NUSANTARA28/08/2025 14:30 WIB
Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Kandis Bersama Masyarakat Sakai Panen 1 Ton Jagung Pipil
-
FOTO28/08/2025 12:31 WIB
FOTO: Ribuan Petani Gelar Aksi Tani Merdeka di Bundaran Patung Kuda
-
JABODETABEK28/08/2025 18:30 WIB
Petugas Pengamanan Dilempari Batu Hingga Petasan di DPR/MPR RI
-
JABODETABEK28/08/2025 16:30 WIB
Kapolda: Gas Air Mata Hanya Boleh Atas Perintah Saya
-
NUSANTARA28/08/2025 19:00 WIB
LAMR dan Pemda Apriasi Operasi PETI Polda Riau yang Berhasil Bikin Air Sungai Kuantan Kembali Jernih
-
EKBIS28/08/2025 10:45 WIB
Rupiah Perkasa di Tengah Isu Pemangkasan Suku Bunga The Fed dan Drama Politik AS