Connect with us

EKBIS

Rupiah Perkasa di Pembukaan, Dolar AS Melemah ke Rp16.610 di Tengah Sentimen The Fed

Aktualitas.id -

Ilustrasi, Dok; aktualitas.id -ai

AKTUALITAS.ID – Nilai tukar rupiah dibuka menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pagi ini, Kamis (27/11/2025). Berdasarkan data Refinitiv, rupiah berada di level Rp16.610 per dolar AS, terapresiasi 0,27% dibanding penutupan sebelumnya di Rp16.655 per dolar AS.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) pada pukul 09.00 WIB tercatat melemah 0,11% ke posisi 99,486, melanjutkan pelemahan tipis 0,07% pada perdagangan kemarin. Tren pelemahan dolar global ini menjadi salah satu faktor eksternal yang mendorong penguatan rupiah.

Tekanan terhadap dolar AS semakin nyata setelah laporan menyebutkan Kevin Hassett menjadi kandidat terdepan sebagai calon Ketua Federal Reserve (The Fed) menggantikan Jerome Powell. Hassett dikenal sebagai sosok dovish, sehingga pencalonannya dinilai bearish bagi dolar AS. Pasar juga menyoroti independensi The Fed, mengingat Hassett kerap mendukung pendekatan Presiden Donald Trump yang mendorong suku bunga lebih rendah.

Dari sisi data ekonomi AS, pasar menerima sinyal beragam. Klaim pengangguran mingguan turun 6.000 menjadi 216.000, terendah dalam tujuh bulan, mencerminkan ketahanan pasar tenaga kerja. Namun, Chicago PMI November anjlok ke 36,3, jauh di bawah ekspektasi 43,6, menandakan kontraksi manufaktur terdalam dalam 17 bulan terakhir.

Dengan kombinasi data tersebut, pasar kini memproyeksikan peluang 84% bahwa The Fed akan memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin pada rapat FOMC 9–10 Desember mendatang. Ekspektasi kebijakan yang lebih dovish ini menjadi faktor eksternal yang mendukung pergerakan rupiah sepanjang hari. (Firmansyah/Mun)

TRENDING