Connect with us

EKBIS

Kurs Rupiah Hari Ini Selasa 3 Februari 2026 Menguat ke Rp16.750 per Dolar AS

Aktualitas.id -

Ilustrasi, Dok: aktualitas.id

AKTUALITAS.ID – Kurs rupiah hari ini, Selasa (3/2/2026), mengawali perdagangan dengan penguatan tipis terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Rupiah terapresiasi seiring melemahnya indeks dolar di pasar global, meski sentimen eksternal masih membayangi pergerakan mata uang Garuda.

Berdasarkan data Bloomberg pada pukul 09.06 WIB, nilai tukar rupiah di pasar spot exchange menguat 35 poin atau 0,21 persen ke level Rp16.763 per dolar AS, dibandingkan posisi penutupan sebelumnya di Rp16.798 per dolar AS.

Sementara itu, data Refinitiv mencatat rupiah dibuka menguat 0,21 persen ke posisi Rp16.750 per dolar AS. Penguatan ini terjadi setelah pada penutupan perdagangan Senin (2/2/2026), rupiah masih berada di zona pelemahan dengan koreksi 0,03 persen di level Rp16.785 per dolar AS.

Di sisi lain, indeks dolar AS (DXY) terpantau melemah pada perdagangan pagi ini. Pada pukul 09.00 WIB, DXY turun 0,17 persen ke level 97,471, sementara data Bloomberg menunjukkan indeks dolar melemah 0,19 persen ke posisi 97,44.

Meski demikian, secara tren dolar AS masih menunjukkan daya tahan. Pada penutupan perdagangan sebelumnya, indeks dolar menguat tajam 0,66 persen ke level 97,632, didorong oleh rilis sejumlah data ekonomi Amerika Serikat yang lebih kuat dari perkiraan pasar.

Pada perdagangan Senin (2/2/2026), rupiah sendiri ditutup melemah 12 poin di posisi Rp16.798 per dolar AS, mencerminkan tekanan eksternal yang masih cukup kuat.

Ke depan, pergerakan rupiah diperkirakan masih akan didominasi sentimen global, khususnya arah pergerakan dolar AS serta perubahan ekspektasi pasar terhadap kebijakan suku bunga The Federal Reserve (The Fed).

Dolar AS bertahan di dekat level penguatannya setelah serangkaian data ekonomi positif mendorong pelaku pasar menilai ulang prospek penurunan suku bunga. Namun demikian, kekhawatiran terhadap potensi shutdown pemerintah AS tetap menjadi faktor risiko yang membayangi pasar keuangan global, termasuk pergerakan nilai tukar rupiah. (Firmansyah/Mun)

TRENDING

Exit mobile version