Connect with us

EKBIS

IHSG Fluktuatif 4 Februari 2026: Dibuka Merah, Berbalik Menguat ke Zona Hijau

Aktualitas.id -

Ilustrasi, Dok: aktualitas.id

AKTUALITAS.ID – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berlangsung dramatis pada pembukaan perdagangan Rabu (4/2/2026). Sempat dibuka di zona merah dan bergerak fluktuatif, IHSG berhasil melakukan rebound cepat dan melaju kencang ke zona hijau.

Mengacu pada data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG dibuka turun tipis 0,02% ke level 8.121,03. Tekanan jual sempat membawa indeks menyentuh level terendah di 8.101,86. Namun, pelemahan tersebut tidak berlangsung lama. Hanya berselang beberapa menit setelah pembukaan, indeks langsung berbalik arah (u-turn).

Hingga pukul 09.16 WIB, data RTI mencatat IHSG telah menguat 0,55% atau naik 44,72 poin ke level 8.167,32. Indeks bahkan sempat menyentuh level tertingginya di 8.194,68.

Sentimen positif tampak mendominasi pasar pagi ini. Statistik perdagangan menunjukkan sebanyak 366 saham menguat, dominan dibandingkan 199 saham yang melemah dan 137 saham yang stagnan.

Aktivitas perdagangan juga tergolong ramai dengan nilai transaksi mencapai Rp 3,96 triliun yang melibatkan 7,77 miliar lembar saham. Kapitalisasi pasar (market cap) bursa tercatat menebal menjadi Rp 14.773 triliun.

Gairah pasar saham pagi ini sejalan dengan optimisme yang dihembuskan pemerintah terkait data makroekonomi. Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyatakan keyakinannya bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal IV-2025 akan mencapai 5,45%.

Angka ini diprediksi akan menopang pertumbuhan ekonomi setahun penuh (Full Year 2025) mendekati target APBN sebesar 5,2%.

“Ini kita tegaskan menjelang pengumuman realisasi pertumbuhan ekonomi yang akan disampaikan Badan Pusat Statistik (BPS) pada Kamis besok,” ujar Purbaya.

Investor tampaknya merespons positif sinyal “bullish” dari bendahara negara tersebut, sembari menanti rilis resmi data PDB oleh BPS besok (5/2/2026).

Di sisi regulasi, pelaku pasar juga mencermati langkah Kementerian Keuangan yang mulai membentuk Panitia Seleksi (Pansel) untuk calon pimpinan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Menkeu Purbaya menyebutkan surat permintaan perwakilan anggota Pansel telah dikirimkan ke berbagai institusi, termasuk Bank Indonesia (BI), Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), hingga akademisi dan tokoh masyarakat.

“Ini kita sedang ngirim surat ke BI dan pihak-pihak terkait untuk kirim perwakilan sebagai pansel. Untuk yang private dari masyarakatnya kita akan kontak satu-satu,” jelas Purbaya, Selasa (3/2/2026).

Kombinasi antara optimisme pertumbuhan ekonomi dan kepastian proses transisi regulator keuangan menjadi katalis yang menjaga IHSG tetap berada di jalur hijau pada sesi I hari ini. (Firmansyah/Mun)

TRENDING