NASIONAL
Supres Revisi UU Polri Beredar, Puan: Itu Bukan Dokumen Resmi

AKTUALITAS.ID – Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan bahwa hingga saat ini pihaknya belum menerima surat presiden (Supres) terkait revisi Undang-Undang Polri. Puan menjelaskan bahwa dokumen supres yang beredar di masyarakat bukanlah dokumen resmi.
“Supres saya tegaskan sampai saat ini belum diterima pimpinan DPR. Jadi yang beredar di publik atau beredar di masyarakat itu bukan supres resmi,” ujar Puan saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Selasa (25/3/2025).
Puan juga mengingatkan bahwa Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) terkait revisi UU Polri yang beredar di masyarakat bukan merupakan dokumen resmi DPR. “Kami pimpinan DPR belum menerima supres tersebut. Jadi kalau sudah ada DIM yang beredar, itu bukan DIM resmi,” tambahnya.
Beberapa waktu lalu, beredar sebuah gambar supres terkait penunjukan wakil pemerintah untuk membahas revisi UU Polri, yang disebut-sebut telah ditandatangani oleh Presiden Prabowo Subianto.
Dalam dokumen tersebut, tercatat bahwa supres itu bertanggal 13 Februari 2025 dan mencantumkan tiga menteri Kabinet Merah Putih sebagai perwakilan pemerintah dalam pembahasan revisi UU Polri. Namun, Puan menegaskan bahwa dokumen tersebut bukanlah surat resmi yang diterima oleh DPR. (Mun/Yan Kusuma)
-
GALERI28/03/2025 23:59 WIB
FOTO: Kendaraan Mengular Antre Masuk Kapal di Pelabuhan Merak
-
POLITIK28/03/2025 10:00 WIB
Jelang Kongres PDIP, Ini Sederet Nama Pengganti Hasto
-
EKBIS28/03/2025 16:30 WIB
Dukung Mudik Aman dan Lancar, IFG Beri Perlindungan bagi 23.093 Pemudik
-
NASIONAL28/03/2025 13:00 WIB
BHR Ojol Tak Sesuai Harapan, Menaker Minta Klarifikasi Aplikator
-
JABODETABEK28/03/2025 07:30 WIB
Libur Panjang Lebaran 2025: CFD Jakarta Ditiadakan
-
NASIONAL28/03/2025 11:00 WIB
Geledah Rumah Djan Faridz, KPK Amankan Uang Terkait Kasus Harun Masiku
-
NASIONAL28/03/2025 07:00 WIB
Jelang Lebaran, Puan Maharani Desak Pemerintah Stabilkan Harga Sembako
-
DUNIA28/03/2025 14:00 WIB
Jadi Sasaran Israel, Jubir Hamas Tewas di Tenda Pengungsian