Connect with us

NASIONAL

BGN: Program MBG di Jayawijaya Masih Terbatas, Hanya Dua Dapur Aktif

Aktualitas.id -

Terlihat siswa SD Athahiriyah Yapis Wamena Jalan SD Percobaan Wamena yang memperoleh 540 porsi terlihat gembira menerima program MBG pada Selasa (19/8) 2025. (Dok SPPG Papua Pegunungan)

AKTUALITAS.ID – Badan Gizi Nasional (BGN) melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Papua Pegunungan memastikan hingga saat ini baru dua dapur yang aktif melayani program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Jayawijaya.

Ketua Kelompok SPPG Papua Pegunungan, Wahyu Adi Pratama, menjelaskan dua dapur tersebut masing-masing dikelola oleh Yayasan Kitong Bisa dan Yayasan Yapis.

“Alhamdulillah sejauh ini semua berjalan lancar, program MBG yang dikelola dua dapur itu mampu melayani ribuan porsi setiap harinya,” kata Wahyu di Wamena, Selasa (19/8/2025).

Meski begitu, ia mengakui jumlah dapur yang ada masih sangat terbatas. Pihaknya telah berkoordinasi dengan pemerintah provinsi maupun kabupaten agar ada penambahan dapur baru.

“Kendala utama pembangunan dapur MBG adalah sertifikat tanah dan penentuan lokasi. Kami sudah mengirim surat resmi ke pemerintah daerah agar program ini bisa berkembang,” ujarnya.

Berdasarkan data terbaru, pelayanan MBG pada Selasa (19/8) mencakup 12 satuan pendidikan mulai dari PAUD hingga SMA/SMK dengan total 3.995 porsi makanan. Namun, masih ada satu sekolah yang menolak menerima program ini.

Rinciannya, antara lain:

  • TK Ar-Rahman – 55 porsi
  • MI Ar-Rahman – 170 porsi
  • SMP YPK Betlehem Wamena – 450 porsi
  • SMP Nurul Haq Yapis Wamena – 350 porsi
  • SMAS YPK Betlehem – 200 porsi
  • SMAN 1 Wamena – 1.100 porsi
  • SD Athahiriyah Yapis Wamena – 540 porsi
  • SD Tri Esa Unggul – 150 porsi
  • SMPN 1 Wamena – 980 porsi

Sementara itu, PAUD-TK Mitra Misi Baptis serta dua sekolah kejuruan di bawah Yayasan Yapis masih belum menerima layanan MBG.

Wahyu berharap program ini dapat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh pelajar dan masyarakat di Jayawijaya.

“Program MBG merupakan amanat Presiden dan Wakil Presiden sebagai upaya pemerintah memenuhi kebutuhan gizi generasi muda, khususnya di Papua Pegunungan,” tegasnya. (ARI WIBOWO/DIN) 

TRENDING