Connect with us

NASIONAL

Meski Dibayangi Serangan AS-Israel, Transisi Pemimpin Iran Tetap Lancar

Aktualitas.id -

Pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei. Reuters.

AKTUALITAS.ID – Amerika Serikat dan Zionis Israel melancarkan serangkaian serangan ke Iran, termasuk ibu kota Teheran, sehingga menyebabkan kerusakan infrastruktur dan jatuhnya korban jiwa rakyat sipil pada Sabtu kemarin.

Iran kemudian melancarkan serangan rudal balasan ke wilayah Israel serta fasilitas militer AS di Timur Tengah.

Pada Minggu, televisi nasional Iran mengkonfirmasi bahwa Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei tewas akibat serangan rudal AS-Israel tersebut.

Menanggapi peristiwa tersebut akademisi dan pengamat Timur Tengah Universitas Padjadjaran Dina Sulaeman, mengatakan transisi kepemimpinan di Iran dipastikan masih akan berjalan mulus menyusul gugurnya Ali Khamenei.

Sistem ideologis dan institusional Iran yang sudah berjalan selama empat dekade telah matang dan memiliki struktur kekuasaan berlapis, kata Dina merespons keberlanjutan pemerintahan Republik Islam Iran.

“Pengalaman wafatnya Imam Ruhollah Khomeini pada 1989 menunjukkan bahwa transisi bisa berjalan tanpa mengguncang fondasi negara,” kata Dina melalui pernyataan tertulis di Jakarta, Minggu (1/3/2026), merujuk pada Pemimpin Tertinggi pertama Iran setelah Revolusi 1979.

Terlebih, Republik Islam Iran tidak berjalan sebagai sebuah “rezim personalistik” yang hanya bergantung pada satu figur, kata dia.

Terkait tokoh yang akan menjadi pengganti Ali Khamenei, Dina menyebut bahwa tokoh tersebut harus merupakan ulama yang bergelar Ayatullah, yang merupakan gelar tertinggi dalam keilmuan agama di Iran.

“Iran punya banyak Ayatullah,” kata akademisi itu menegaskan.

Di samping gelar Ayatullah, sistem Iran menjadikan integritas serta kepemimpinan yang teruji sebagai syarat lain bagi tokoh yang dapat ditunjuk sebagai Pemimpin Tertinggi, kata dia.

Dina pun menjelaskan bahwa di tengah kekosongan jabatan Pemimpin Tertinggi, Majelis Ahli yang beranggotakan para ahli agama dan ulama dari seluruh provinsi Iran akan bersidang untuk memilih Pemimpin Tertinggi yang baru.

(Yan Kusuma/goeh)

Continue Reading

TRENDING

Exit mobile version