NUSANTARA
Penyelundupan 824,5 Ton Komoditas Ilegal di Kepri Berhasil Digagalkan
AKTUALITAS.ID – Tim gabungan Karantina Kepulauan Riau (Kepri) bersama Bea Cukai berhasil mencegah penyeludupan 824,5 ton komoditas hewan, ikan, dan tumbuhan ilegal ke daerah itu melalui operasi terpadu pada Mei hingga Juli 2025.
Kepala Karantina Kepri Herwintarti mengatakan produk-produk tersebut dikirim melalui Kepri tanpa dilengkapi dokumen karantina maupun kepabeanan.
“Terhadap produk ilegal itu, sudah dilakukan penanganan melalui pemusnahan dan penindakan pidana terhadap pelaku pelanggaran,” kata Herwintarti di Tanjungpinang, Kamis (31/7/2025).
Herwintarti menyebut Karantina bersama Bea Cukai memperkuat sinergisitas dalam menjaga wilayah perairan Indonesia, khususnya di perairan Kepri melalui giat operasi patroli laut terpadu jaring Sriwijaya dan jaring Wallacea di wilayah perbatasan.
Dalam operasi itu, katanya, Karantina Kepri turut ambil bagian dalam upaya pengawasan dan penindakan terhadap lalu lintas barang, terutama komoditas pertanian, perikanan dan produk turunannya yang dikirim tanpa lapor karantina.
Menurutnya, pengawasan bersama ini mencerminkan efektivitas transformasi sinergi antara instansi dalam optimalisasi tugas dan fungsi karantina untuk penguatan kedaulatan dan pertahanan negara.
“Keberhasilan ini bukan hanya soal angka, tetapi tentang perencanaan, strategi, dan sinergi yang matang,” ujarnya.
Ia melanjutkan koordinasi intensif antara Karantina dan Bea Cukai menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga pintu-pintu masuk dari ancaman peredaran barang ilegal maupun komoditas hewan, ikan dan tumbuhan yang tidak terjamin akan kesehatannya.
Wilayah Kepri yang berbatasan langsung dengan dua negara, yaitu Malaysia dan Singapura menjadikannya sebagai salah satu pintu gerbang utama keluar masuknya berbagai barang, baik legal maupun ilegal.
“Maka itu perlunya pengawasan terpadu antara Karantina dan Bea Cukai dalam mencegah peredaran komoditas ilegal yang tidak terjamin kesehatannya, sehingga dapat mengancam ketahanan pangan dan kelestarian sumber daya hayati Indonesia,” katanya menegaskan. (Ari Wibowo/goeh)
-
PAPUA TENGAH15/03/2026 19:00 WIBAparat Gabungan Kembali Gagalkan Penyeludupan Miras di Pelabuhan Poumako
-
NASIONAL15/03/2026 20:00 WIBWacana ASN WFH, Komisi II: Layanan Publik Harus Tetap Optimal
-
NASIONAL15/03/2026 10:00 WIBPrabowo Ajak Masyarakat Tetap Tenang Hadapi Krisis Dunia
-
NASIONAL15/03/2026 18:30 WIBKPK Cetak “Hattrick”, Alarm Darurat di Jawa Tengah
-
POLITIK15/03/2026 09:00 WIBPSI Dorong Sistem Faction Threshold di DPR
-
JABODETABEK15/03/2026 10:30 WIBPolres Jaksel Tangkap Penjual Tramadol Berkedok Kosmetik
-
PAPUA TENGAH15/03/2026 16:14 WIBApi Hanguskan Tiga Rumah Indekos di Mimika Baru
-
OLAHRAGA15/03/2026 16:00 WIBTak Hanya Putri KW, Alwi Farhan Juga Menyusul ke Final Swiss Open 2026

















