Connect with us

NUSANTARA

Puluhan Warga Terjebak di Hutan Huta Nabolon dan Tukka Akibat Longsor

Aktualitas.id -

Ilustrasi, Dok: aktualitas.id - ai

AKTUALITAS.ID – Sebuah video yang memperlihatkan puluhan warga terjebak di kawasan hutan Kelurahan Huta Nabolon dan Kelurahan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara, viral di media sosial. Mereka terpaksa bertahan di dalam hutan setelah longsor dan banjir bandang memutus seluruh akses jalan di wilayah tersebut.

Dalam video berdurasi singkat itu terlihat sekitar 50 warga, mayoritas perempuan, berkumpul di tengah hutan dengan kondisi seadanya. Beberapa di antaranya memakai jas hujan plastik dan memegang payung untuk berteduh dari hujan deras yang masih mengguyur wilayah itu.

Pria yang merekam video tersebut memohon bantuan kepada Bupati Tapanuli Tengah. Ia menggambarkan bahwa akses jalan di kedua sisi telah tertutup longsor sehingga membuat mereka tidak dapat keluar dari lokasi.

“Pak Bupati tolong kami dulu di sini. Kami di hutan ini, kiri kanan longsor. Tak ada lagi jalan keluar. Tolong kami,” ujarnya dalam rekaman yang beredar luas di media sosial.

Menurut pria itu, sebanyak 50 warga kini terisolasi di tengah hutan dan sangat membutuhkan bantuan evakuasi dari pemerintah daerah maupun tim penyelamat. Hingga saat ini, warga masih menunggu upaya penjemputan dari pihak berwenang.

Sementara itu, Kasubbid Penmas Polda Sumut AKBP Siti Rohani menyatakan bahwa pihaknya belum menerima laporan resmi terkait adanya 50 warga yang terjebak di dalam hutan tersebut. Namun, ia membenarkan bahwa bencana alam di Tapanuli Tengah dalam beberapa hari terakhir cukup parah.

“Di Tapanuli Tengah tercatat 14 kejadian bencana alam, terdiri dari sembilan longsor dan lima banjir. Hingga saat ini, korban meninggal dunia tercatat empat orang dan satu orang luka berat,” jelasnya.

Rohani menambahkan bahwa hujan intensitas tinggi masih mengguyur wilayah tersebut, sehingga upaya penanganan dan koordinasi antara petugas, BPBD, dan pemangku kepentingan lainnya terus dilakukan.

Warga terdampak kini sangat berharap bantuan segera datang untuk mengevakuasi mereka dari lokasi yang terisolasi akibat longsor dan banjir bandang. (Irawan/Mun)

TRENDING