NUSANTARA
Dikepung Banjir dan Longsor, Pemkab Bandung Tetapkan Status Tanggap Darurat 14 Hari
AKTUALITAS.ID – Pemerintah Kabupaten Bandung menetapkan status tanggap darurat menyusul gelombang banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah. Keputusan resmi tertuang dalam Keputusan Bupati Bandung Nomor 300.2.1/KEP.731-BPBD/2025 dan berlaku mulai Sabtu (6/12/2025) hingga 19 Desember 2025.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung, Wahyudin, menyatakan bahwa penetapan status ini dilakukan untuk mempercepat koordinasi penanganan darurat, evakuasi, dan distribusi bantuan kepada warga terdampak. “Bupati menetapkan status tanggap darurat bencana,” ujar Wahyudin pada Sabtu pagi.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Bandung memperingatkan potensi cuaca ekstrem akhir pekan ini, dengan prakiraan hujan sedang hingga sangat lebat di wilayah Bandung Raya. Peringatan cuaca ini menjadi salah satu alasan percepatan langkah mitigasi oleh pemerintah daerah.
Insiden terbaru terjadi pada Jumat (5/12/2025) sekitar pukul 16.00 WIB di Kampung Condong, Desa Wargaluyu, Kecamatan Arjasari, ketika pergeseran tanah dari lereng Gunung Sinapeul setinggi sekitar 80 meter menimpa permukiman warga. Longsoran tersebut berdampak pada lima kepala keluarga.
Kapolsek Pameungpeuk, AKP Asep Dedi, menjelaskan bahwa longsor dipicu oleh curah hujan tinggi yang mengguyur kawasan sejak siang hingga sore. “Telah terjadi pergeseran tanah yang menimpa rumah warga sebanyak lima kepala keluarga. Longsoran berasal dari lereng Gunung Sinapeul dengan kondisi tanah yang labil akibat hujan deras,” kata Asep.
Dari kejadian itu, tiga warga dilaporkan masih tertimbun material longsor. Satu korban berhasil dievakuasi dalam kondisi mengalami luka di bagian kepala dan langsung dilarikan ke RS Nambo untuk perawatan medis. Tim SAR dan petugas gabungan terus melakukan pencarian dan evakuasi di lokasi terdampak.
Kejadian ini menambah daftar panjang bencana yang melanda Kabupaten Bandung sejak 3–4 Desember 2025, ketika curah hujan tinggi memicu puluhan titik longsor dan banjir di beberapa kecamatan. Dampak yang tercatat meliputi kerusakan permukiman, terputusnya akses jalan, dan gangguan fasilitas umum.
Sebagai langkah tanggap, Pemkab Bandung mengerahkan BPBD, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, TNI, Polri, dan relawan untuk melakukan evakuasi, pendirian posko darurat, serta distribusi logistik. Pemerintah daerah juga mengimbau warga di zona rawan untuk mengungsi sementara dan mengikuti arahan petugas.
Pemkab Bandung menegaskan prioritas pada keselamatan jiwa dan pemulihan akses serta layanan dasar. Pemerintah daerah akan terus memantau perkembangan cuaca dan kondisi lapangan hingga status tanggap darurat dicabut. (Kusuma/Mun)
-
POLITIK28/01/2026 11:00 WIBDPP Prima: Ambang Batas 0 Persen Wujud Nyata Demokrasi Pancasila
-
EKBIS28/01/2026 09:30 WIBIHSG Jatuh 6,8% Setelah MSCI Bekukan Kenaikan Bobot Saham Indonesia
-
OTOTEK28/01/2026 10:57 WIBBengkel AC Mobil Tangerang Jadi Rujukan Service AC Mobil Innova di Tangerang, Ahli Tangani Sistem Double Blower
-
EKBIS28/01/2026 08:30 WIBHarga Pertamax Turun Hari Ini 28 Januari 2026 Ini Daftar Lengkapnya
-
NASIONAL28/01/2026 14:00 WIBPNS Wajib Tahu, KPK Terbitkan Perkom No 1 Tahun 2026 Tentang Perubahan Nilai Gratifikasi
-
NASIONAL28/01/2026 07:00 WIBBeredar Video Prabowo Hanya Bicara Keamanan Israel, Ternyata Potongan Wawancara Lama PBB 2025
-
DUNIA28/01/2026 08:00 WIBAS dan Israel Sepakati Serangan “Cepat dan Tegas” ke Iran
-
OASE28/01/2026 05:00 WIBEmpat Keutamaan Surat Ar-Ra’d yang Diriwayatkan dalam Hadis

















