Connect with us

NUSANTARA

Jenazah Keempat Korban Pesawat ATR Tiba di Posko Post Mortem

Aktualitas.id -

Sejumlah personil TNI-Polri mengangkat kantong jenazah korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 ke dalam ruangan Dokpol untuk diidentifikasi di Posko DVI Biddokes Polda Sulsel di Jalan Kumala Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (22/1/2026) malam. Antara/Darwin Fatir

AKTUALITAS.ID – Pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) yang membawa total 10 orang dan dinyatakan hilang kontak di wilayah pegunungan Bulusaraung daerah perbatasan Kabupaten Maros-Pangkep, pada Sabtu (17/1/2026) siang. Pesawat diketahui setelah menabrak gunung setempat.

Jenazah keempat korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 dengan nomor registrasi PK-THT milik perusahaan maskapai penerbangan Indonesia Air Transport (IAT) akhirnya tiba di Posko DVI Biddokes Polda Sulsel Jalan Kumala Makassar, Sulawesi Selatan.

Jenazah tiba di pintu belakang gedung Dokpol sekitar pukul 22.45 WITA terbungkus kantong mayat berwarna putih. Tubuh korban diangkat puluhan personil TNI Polri dari ambulans menuju ruangan pemeriksaan Post Mortem.

Dari pantauan, kantong mayat telah di lebeli dengan ditempel stiker bertuliskan Post Mortem nomor PM.63.B.04. Penomaran jenazah agar mudah diketahui dan tidak tertukar dengan kantong lain yang sebelumnya tiba.

Direktur Operasi Badan Pencarian dan Pertolongan atau Search and Rescue (SAR) Nasional (Basarnas) RI Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo di Posko DVI menyampaikan kepada wartawan telah menyerahkan jenazah untuk diidentifikasi.

“Jenazah ini yang (korban) keempat saya serahkan kepada Kabiddokkes (Kombes Pol Muhammad Haris). Tentang siapa ini (identitas), itu kewenangan Biddokkes,” ujar Bramantyo, Kamis (22/1/2026) malam.

Ditanyakan apakah jenazah ini berjenis kelamin perempuan atau laki-laki, dan kondisinya utuh atau berupa potongan (body part) tubuh, kata dia, tidak memiliki kewenangan menyimpulkan.

“Belum tahu (jenis kelamin), belum dikasi label. Insya Allah utuh. (berapa persen), nanti tanya pak Haris (Kabiddokes). Soal Perempuan atau laki laki, nanti disampaikan Biddokkes,” ujarnya kepada awak media.

Dari laporan masuk, ungkap dia, korban ini ditemukan tim SAR gabungan berada di dalam jurang gunung dengan kedalaman 300 meter dari puncak, di bawah ekor pesawat yang tersangkut pohon.

“Di bawah plane tail. Ekornya pesawat. Malam ini satu (jenazah diserahkan ke DVI), mudah-mudahan besok siang kita tambah lima lagi. Hari ini (ditemukan) enam ,” tuturnya menjelaskan.

Sejauh ini, sebut dia, sebanyak empat jenazah telah diserahkan ke tim DVI untuk diidentifikasi. Ada dua jenazah utuh telah diambil pihak keluarga setelah diketahui identitasnya. Dan satu body part (potongan tubuh) dan satu diduga masih utuh.

“Utuh yang diserahkan ke keluarga. Terus yang kemarin body part (potongan tubuh), sama ini (korban keempat), insyaallah utuh. Nanti yang memberikan keterangan Biddokkes,” paparnya menanggapi pertanyaan wartawan.

(Yan Kusuma/goeh)

TRENDING