OASE
Tafsir Surah Sad: Asal Mula Kesesatan dari Kesombongan Iblis
AKTUALITAS.ID – Surah Sad merupakan salah satu surah Makkiyah dalam Al-Qur’an yang memiliki pesan kuat tentang kebenaran risalah Nabi Muhammad ﷺ serta kepastian terjadinya Hari Kebangkitan. Surah ini turun di Makkah dan secara umum disepakati sebagai wahyu periode Makkiyah.
Dalam literatur tafsir klasik seperti yang dijelaskan oleh para ulama termasuk Ibn Ashur, Surah Sad memiliki fokus utama pada pembuktian kebenaran dakwah Rasulullah ﷺ serta bantahan terhadap kesombongan kaum Quraisy yang menolak ajaran tauhid.
Latar Belakang Turunnya Surah Sad
Surah Sad diturunkan sekitar tahun kesepuluh kenabian, bertepatan dengan masa sakit pamanda Nabi, Abu Thalib. Pada saat itu, para pemuka Quraisy mendesak Nabi Muhammad ﷺ untuk berkompromi dalam urusan akidah. Permintaan tersebut langsung dijawab dengan turunnya ayat-ayat awal Surah Sad yang mengecam kesombongan dan penolakan mereka terhadap ajaran tauhid.
Dalam urutan turunnya wahyu, Surah Sad disebut sebagai surah ke-38, turun setelah Surah Al-Qamar dan sebelum Surah Al-A’raf.
Kandungan dan Tema Utama Surah Sad
Surah Sad terdiri dari 86 ayat menurut riwayat Hijaz, Syam, dan Basrah, serta 88 ayat menurut riwayat Kufah. Nama “Sad” diambil dari huruf pembuka surah ini. Sebagian ulama juga menyebutnya sebagai “Surat Dawud” karena kisah Nabi Dawud mendapat porsi penting dalam surah ini.
Beberapa tema utama dalam Surah Sad antara lain:
1. Penegasan Kebenaran Risalah
Surah ini dibuka dengan sumpah atas Al-Qur’an, menegaskan bahwa dakwah Rasulullah ﷺ adalah kebenaran. Penolakan kaum musyrik disebut sebagai bentuk kesombongan.
2. Tauhid dan Kepastian Hari Kebangkitan
Surah Sad menegaskan bahwa Hari Kebangkitan adalah keniscayaan. Hari tersebut menjadi momen keadilan Ilahi untuk memberi balasan kepada orang-orang beriman dan menghukum mereka yang zalim.
3. Kisah Para Nabi sebagai Penguat Hati
Allah mengisahkan perjuangan Nabi Dawud, Nabi Sulaiman, dan Nabi Ayyub sebagai contoh kesabaran, keadilan, serta keteguhan iman dalam menghadapi ujian.
4. Gambaran Surga dan Neraka
Surah ini memaparkan balasan bagi orang-orang bertakwa serta peringatan keras bagi para pemimpin zalim dan pengikutnya yang saling menyalahkan di Hari Kiamat.
5. Asal Mula Kesesatan: Kesombongan Iblis
Salah satu bagian penting dalam Surah Sad adalah kisah pembangkangan Iblis yang menolak sujud kepada Nabi Adam. Kesombongan tersebut disebut sebagai akar utama kesesatan manusia.
Pesan Moral Surah Sad
Surah Sad menegaskan bahwa kesombongan adalah sumber kehancuran, sementara kesabaran dan ketundukan kepada Allah menjadi jalan keselamatan. Surah ini juga mengajarkan bahwa ujian hidup bukan tanda kehinaan, melainkan bagian dari proses peningkatan derajat bagi orang beriman.
Sebagai penutup, Surah Sad kembali menegaskan kebenaran Al-Qur’an dan memerintahkan Nabi Muhammad ﷺ untuk tetap bersabar menghadapi penentangan kaumnya.
Dengan pesan yang tegas dan argumentasi yang kuat, Surah Sad menjadi salah satu surah yang memperkokoh fondasi tauhid serta keyakinan terhadap keadilan dan kebangkitan di akhirat. (Mun)
-
NASIONAL24/07/2026 23:59 WIBMensos Saifullah Yusuf Tindak Lanjuti Temuan ICW soal Pengadaan Sekolah Rakyat
-
OLAHRAGA24/07/2026 23:33 WIBWapres dan Pemain Legenda Bagikan Kaos Misi Penyelamatan Sriwijaya FC
-
NASIONAL25/07/2026 09:00 WIBImigrasi: WNA Dilarang Jadi Ketua Acara di Indonesia
-
OLAHRAGA24/07/2026 23:00 WIBMarc Marquez Kembali Jadi Ancaman, Persaingan Gelar MotoGP 2026 Semakin Panas
-
EKBIS25/07/2026 10:30 WIBHarga Emas Antam Resmi Naik Rp7.000
-
EKBIS25/07/2026 09:30 WIBKabar Baik! BBM Nonsubsidi Masih Lebih Murah Bulan Ini
-
JABODETABEK25/07/2026 05:30 WIBBMKG: Suhu Jakarta Tembus 34 Derajat
-
NASIONAL25/07/2026 10:00 WIBAJI Tagih Permintaan Maaf Prabowo soal Wartawan ‘Londo Ireng’

















