Connect with us

NUSANTARA

Main Judi Togel saat Warga Salat Tarawih, 6 Pria di Pringsewu Diciduk Polisi

Aktualitas.id -

Ilustrasi, Dok: aktualitas.id

AKTUALITAS.ID – Aparat Kepolisian Resor (Polres) Pringsewu mengamankan enam pria yang diduga terlibat praktik perjudian togel di wilayah Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, Lampung, Selasa (24/2/2026) sekitar pukul 22.00 WIB.

Penindakan dilakukan saat aktivitas perjudian tersebut tengah berlangsung. Ironisnya, praktik ilegal itu dilakukan ketika sebagian masyarakat sedang menunaikan ibadah Salat Tarawih.

Kasi Humas Polres Pringsewu, AKP Priyono, membenarkan adanya penangkapan tersebut.

“Benar, enam orang kami amankan terkait praktik perjudian togel di wilayah Gadingrejo,” kata Priyono, Rabu (25/2/2026).

Dari enam orang yang diamankan, satu di antaranya berinisial Y (31) diduga berperan sebagai bandar. Sementara lima lainnya yakni W (70), TM (59), HP (44), T (53), dan EH (37) diketahui sebagai pemasang.

Seluruhnya merupakan warga Dusun Tegalrejo, Pekon Gadingrejo Utara, Kecamatan Gadingrejo.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, Y disebut telah menjalankan praktik perjudian tersebut selama beberapa bulan terakhir. Uang hasil pemasangan selanjutnya ditransfer kepada pihak lain yang diduga sebagai bandar utama.

Dalam penggerebekan tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp142 ribu, satu unit telepon genggam, tiga buku catatan berisi rekap nomor togel, satu pena, serta enam lembar kertas kopelan yang memuat pasangan angka taruhan.

Saat ini keenam terduga pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Pringsewu untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Untuk Y selaku terduga bandar dijerat Pasal 426 KUHP tentang perjudian dengan ancaman pidana maksimal empat tahun penjara. Sedangkan lima lainnya dijerat Pasal 427 KUHP dengan ancaman pidana maksimal satu tahun penjara.

Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak terlibat dalam praktik perjudian dalam bentuk apa pun karena melanggar hukum dan merugikan diri sendiri maupun lingkungan sekitar. (Kusuma/Mun)

TRENDING

Exit mobile version