NUSANTARA
Kapolsek Terseret Kasus Tewasnya Pemuda Saat Tawuran di Makasar
AKTUALITAS.ID – Pembubaran aksi tawuran di Kecamatan Tallo, Makassar, Sulawesi Selatan, berujung petaka berdarah. Seorang pemuda bernama Rafli alias Pingky (19) tewas mengenaskan setelah timah panas menembus tubuhnya. Insiden maut ini berbuntut panjang hingga menyeret Kapolsek Tallo, AKP Asfada, ke ruang pemeriksaan Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Sulsel.
Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Didik Supranoto, membenarkan bahwa Propam bergerak cepat mengusut dugaan pelanggaran prosedur penanganan tawuran tersebut. Tak hanya warga, jajaran kepolisian yang turun ke lokasi ikut diperiksa intensif.
“Sampai dengan saat ini Polda Sulawesi Selatan, khususnya dari Propam, sudah melakukan pemeriksaan terhadap tujuh anggota yang pada saat itu melaksanakan tugas, termasuk juga kapolsek dan warga,” tegas Didik kepada wartawan, Senin (28/9/2026).
Berdasarkan hasil autopsi medis, sebab kematian Rafli terungkap jelas akibat luka tembak fatal. Peluru bersarang dan merusak organ dalam dari arah punggung sebelah kiri hingga menembus rusuk ketiga dan mengarah ke pundak kanan.
Guna membongkar asal-usul peluru maut tersebut, penyidik menyita senjata api milik personel Polsek Tallo untuk diuji balistik di Laboratorium Forensik (Labfor).
“Nah, ini yang kita tunggu uji balistiknya, apakah jenis ukurannya milimeternya berapa, peluru tajam atau peluru karet, atau jenis lain nanti akan ketahuan di situ,” jelas Didik.
Peristiwa ini sempat memicu aksi balasan dari massa. Pada Minggu (27/9/2026), posko siaga Tripika dan sepeda motor milik Bhabinkamtibmas Polsek Bontoala hangus dibakar massa yang mengamuk. Didik menegaskan, penyidikan akan berjalan dua arah—baik dugaan kelalaian aparat yang menewaskan korban maupun aksi perusakan fasilitas negara oleh warga.
Polda Sulsel mengklaim petugas terpaksa melepaskan tembakan peringatan karena mendapat perlawanan sengit saat membubarkan tawuran. Namun, kepastian apakah peluru maut itu berasal dari senjata aparat atau pihak lain masih menunggu hasil resmi uji balistik. Untuk mencegah bentrok susulan, personel gabungan dari Polrestabes Makassar dan Polda Sulsel kini disiagakan ketat di lokasi. (Kusuma/Mun)
-
NASIONAL28/09/2026 10:00 WIBLapas Cibinong Heboh, DPR Minta Semua Lapas Diperiksa
-
RAGAM28/09/2026 14:30 WIBGaya Hidup Mewah Anak Buah Qodari Picu Kritik Netizen
-
POLITIK28/09/2026 11:00 WIB8 Parpol Nonparlemen Kompak Usul PT 1 Persen
-
NUSANTARA28/09/2026 12:30 WIBTawuran Pecah di Makassar, Pemuda 19 Tahun Tewas Diduga Tertembak
-
EKBIS28/09/2026 10:30 WIBRupiah Ambruk 51 Poin
-
EKBIS28/09/2026 09:30 WIBIHSG Ambruk di Awal Pekan
-
EKBIS28/09/2026 11:30 WIBHarga Emas Anjlok Rp16 Ribu
-
RAGAM28/09/2026 13:30 WIBBRIN Ungkap ‘Bom Waktu’ di Bawah Tanah Rancaekek Bandung