OASE
Kisah Mengharukan: Allah Cinta Para Pendosa yang Berani Kembali
AKTUALITAS.ID – Seringkali, setelah melakukan dosa, sebagian orang merasa terlalu kotor dan tidak pantas untuk kembali kepada Allah. Pertanyaan “Masih pantaskah aku kembali kepada Allah?” kerap menghantui hati mereka. Namun, ajaran Islam justru menegaskan sebaliknya: rahmat Allah bukan hanya untuk yang suci, melainkan terbuka lebar bagi siapa pun yang pernah jatuh. Allah SWT adalah Maha Pengampun dan Maha Penyayang, selalu menanti hamba-Nya untuk pulang, sekalipun dalam keadaan penuh luka dan aib.
Islam mencatat banyak kisah inspiratif tentang para pendosa yang akhirnya dicintai oleh Allah SWT. Dua di antaranya adalah kisah yang sangat menyentuh:
Dari Pembunuh 100 Nyawa Menjadi Kekasih Allah
Kisah pertama datang dari seorang pemuda yang telah membunuh 99 orang. Dalam pencariannya akan harapan tobat, ia mendatangi seorang rahib. Namun, rahib itu justru menjawab, “Tidak ada.” Tanpa ragu, pemuda itu membunuh rahib tersebut, menggenapkan jumlah korbannya menjadi 100 orang.
Meskipun demikian, pemuda ini tidak menyerah. Ia terus mencari kebenaran dan niatnya untuk bertobat tak padam. Dalam perjalanan hijrahnya untuk mencari pengampunan, ia wafat. Kisah ini mengajarkan bahwa Allah melihat niat tulus seorang hamba, bukan masa lalunya yang kelam. Malaikat rahmat menjemputnya karena niatnya yang kuat untuk kembali kepada-Nya. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW: “Sesungguhnya orang mukmin bila melakukan dosa, di hatinya diberi bintik hitam. Bila ia bertobat, meninggalkan dosa itu, dan memohon ampun kepada Allah, maka hatinya kembali bersih.” (HR Tirmidzi).
Pezina yang Diampuni Berkat Secangkir Air untuk Anjing
Kisah kedua yang tak kalah mengharukan adalah tentang seorang wanita pezina. Suatu hari, ia melihat seekor anjing yang sangat kehausan mengelilingi sumur. Dengan belas kasih yang tulus, wanita itu menimba air menggunakan sepatunya dan memberikannya kepada anjing tersebut.
Perbuatan sederhana yang didasari kebaikan hati ini memiliki dampak luar biasa di sisi Allah. Rasulullah SAW bersabda: “Ada seorang wanita pezina yang melihat seekor anjing pada hari yang sangat panas. Anjing itu mengelilingi sumur sambil menjulurkan lidahnya karena kehausan. Wanita itu menimba air dengan sepatunya dan memberikannya kepada anjing itu. Maka Allah mengampuninya.” (HR Muslim No. 2245). Kisah ini menjadi bukti bahwa satu tindakan tulus, sekecil apa pun, dapat mengubah takdir akhirat seseorang, bahkan bagi mereka yang hidup dalam dosa.
Kedua kisah ini adalah pengingat kuat Islam bukanlah agama yang eksklusif bagi orang-orang suci. Ia adalah jalan pulang yang terbuka lebar bagi siapa saja yang tersesat dan ingin kembali. Harapan selalu ada, karena Allah bukanlah hakim yang gemar menghukum, melainkan Sang Maha Pengasih yang tak pernah lelah menanti hamba-Nya kembali ke jalan yang benar. (Mun)
-
FOTO31/03/2026 18:00 WIBFOTO: Zulhas Buka Rakernas I PAN
-
RIAU31/03/2026 18:17 WIBNelayan Meranti Terima 20 Mesin Ketinting, Kapolda Riau Dorong Ekonomi Pesisir
-
JABODETABEK31/03/2026 14:30 WIBKaryawati Jakpus Jadi Korban Kekerasan Seksual Atasan
-
DUNIA31/03/2026 15:00 WIBMoskow Bantu Iran dengan Drone Shahed Canggih
-
NASIONAL31/03/2026 18:31 WIBKronologi Dokter Magang di Cianjur Meninggal Dunia usai Tangani Pasien Campak
-
NASIONAL31/03/2026 19:00 WIBPemerintah dan Pertamina Sepakat Harga BBM Batal Naik
-
PAPUA TENGAH31/03/2026 20:00 WIBPenipuan Percepatan Haji Marak di Mimika, Kemenhaj Imbau Jemaah Waspada
-
RAGAM31/03/2026 20:30 WIBPenyakit Campak Menular Lewat Udara dan Droplet