Connect with us

OASE

Peringatan Rasulullah Jadi Nyata? Eufrat-Tigris Diprediksi Kering Total 2040

Aktualitas.id -

Peringatan Rasulullah Jadi Nyata? Eufrat-Tigris Diprediksi Kering Total 2040, ilustrasi foto: aktualitas.id - ai

AKTUALITAS.ID – Krisis air serius mengancam kawasan Timur Tengah setelah dua sungai legendaris, Sungai Eufrat dan Sungai Tigris, diperkirakan akan mengering dalam dua dekade ke depan. Fenomena ini memicu perhatian luas, termasuk dikaitkan dengan peringatan yang pernah disampaikan oleh Nabi Muhammad.

Sejak ribuan tahun lalu, kedua sungai tersebut menjadi sumber kehidupan utama bagi wilayah Mesopotamia, yang dikenal sebagai tempat lahirnya peradaban manusia pertama. Kota-kota kuno seperti Uruk dan Babilonia berkembang berkat kesuburan tanah di antara aliran Eufrat dan Tigris.

Kini, kondisi tersebut berubah drastis. Berdasarkan laporan otoritas sumber daya air, aliran di sistem sungai Eufrat-Tigris telah berkurang hampir setengahnya dalam beberapa dekade terakhir. Bahkan, citra satelit menunjukkan sekitar 144 kilometer kubik air tawar hilang hanya dalam kurun waktu 2003 hingga 2013.

Penurunan ini dipicu oleh kombinasi perubahan iklim, kekeringan ekstrem, serta aktivitas manusia yang mempercepat degradasi lingkungan. Jika tren ini terus berlanjut, kedua sungai diprediksi dapat mengering pada tahun 2040.

Fakta ini menjadi semakin mengkhawatirkan mengingat sekitar 60 juta orang bergantung pada sistem sungai tersebut untuk kebutuhan hidup sehari-hari, terutama di wilayah Turki, Suriah, dan Irak.

Di sisi lain, fenomena ini juga kembali mengingatkan pada hadis yang diriwayatkan dalam Sahih Muslim, yang menyebutkan bahwa Sungai Eufrat suatu saat akan mengering dan menyingkap sesuatu yang memicu konflik di antara manusia.

Para ahli menegaskan bahwa terlepas dari perspektif keagamaan, kondisi ini merupakan peringatan nyata akan dampak serius perubahan iklim global dan pengelolaan sumber daya air yang tidak berkelanjutan.

Jika tidak ada langkah mitigasi yang signifikan, krisis ini berpotensi menjadi salah satu bencana kemanusiaan terbesar di kawasan Timur Tengah dalam beberapa dekade mendatang. (Mun)

TRENDING