Connect with us

OLAHRAGA

Delapan Pemanah Indonesia Tampil di Seri Perdana Piala Dunia Panahan 2025 di AS

Aktualitas.id -

Arsip foto - Pemanah Indonesia Riau Ega Agata Salsabilla melepaskan anak panah saat melawan Korea Selatan dalam semifinal recurve beregu Asian Games 2022 di Fuyang Yinhu Sports Centre, Hangzhou, China, Jumat (6/10/2023). (ANTARA FOTO)

AKTUALITAS.ID – Sebanyak delapan pemanah terbaik Indonesia resmi ambil bagian dalam seri perdana Piala Dunia Panahan 2025 (Archery World Cup) yang berlangsung di Auburndale, Florida, Amerika Serikat, pada 8–13 April 2025.

“Mereka sudah berangkat menuju Amerika Serikat tadi malam,” ujar Sekretaris Jenderal PB Perpani, Irawadi Hanafi, pada Sabtu (5/4/2025). Ia menyebut ajang ini sebagai uji coba perdana bagi skuad Merah Putih di awal musim kompetisi internasional tahun ini.

Tampil dengan Skuad Terbaik

Tim Indonesia terdiri dari gabungan atlet di nomor recurve dan compound. Mereka adalah:

  • Recurve: Riau Ega Agata Salsabila, Ahmad Khoirul Baasith, Alvianto Bagas Prastyadi, Diananda Choirunisa
  • Compound: Gusti Fazli Kertinegoro, Syifa Nurfifah Kamal, Ayu Mereta Dyasari, Fathya Erista Maharan

Mereka akan didampingi oleh jajaran pelatih dan ofisial, yaitu Kyung Chul Lee, Hendra Setiawan, Rizki Ferdiansyah, serta Abdul Razak.

Irawadi menegaskan, meski tujuan utama adalah pembentukan performa dan jam terbang atlet, PB Perpani tetap menargetkan hasil terbaik, khususnya lolos ke babak semifinal recurve putri.

Latihan Intensif Sebelum Bertolak

Pelatih Hendra Setiawan mengungkapkan bahwa para atlet telah menjalani program latihan intensif. “Menjelang keberangkatan, kami tidak menaikkan intensitas latihan, hanya menjaga jumlah anak panah yang ditembakkan tetap stabil,” jelasnya.

Persaingan Ketat Sejak Awal

Piala Dunia Panahan 2025 terdiri dari empat seri utama sebelum babak final:

  1. Florida, Amerika Serikat (8–13 April)
  2. Shanghai, China (6–11 Mei)
  3. Antalya, Turki (3–8 Juni)
  4. Madrid, Spanyol (8–13 Juli)

Final akan digelar di Nanjing, China, pada 17–19 Oktober 2025, mempertemukan delapan pemanah terbaik di setiap kategori.

Tahun ini, format kompetisi mengalami perubahan signifikan. Babak eliminasi awal dihapus, dan hanya 64 pemanah terbaik dari babak kualifikasi yang langsung melaju ke fase gugur, tanpa ada sistem bye. Artinya, persaingan akan langsung ketat sejak awal.

Detail Teknis Pertandingan

  • Recurve: Jarak 70 meter, target berdiameter 122 cm, menggunakan sistem set poin
  • Compound: Jarak 50 meter, target 80 cm, memakai sistem akumulasi skor
  • Kualifikasi dilakukan melalui 72 anak panah, menentukan peringkat untuk fase eliminasi. Jika terjadi skor imbang di fase gugur, pemenang ditentukan lewat shoot-off, yaitu satu tembakan penentu paling dekat ke pusat target. (ARI WIBOWO/DIN) 
Continue Reading

TRENDING

Exit mobile version