OLAHRAGA
Didukung PTFI, Tiga Pemain PFA Tempah Kemampuan di Klub Austria
AKTUALITAS.ID – Kesempatan emas kembali datang bagi talenta muda Papua untuk menimba pengalaman sepak bola internasional. Tiga pemain binaan Papua Football Academy (PFA) mendapat kesempatan mengikuti program pemusatan latihan dan seleksi bersama sejumlah klub di Austria melalui program PFA Elite Camp 2026 Goes to Austria.
Program Elite Camp edisi ketiga ini berlangsung pada 12 Februari hingga 9 Maret 2026. Selama hampir satu bulan, para pemain dijadwalkan menjalani latihan bersama tiga klub profesional, yakni FK Austria Wien pada 13–20 Februari, FAC Wien pada 23–27 Februari, serta First Vienna FC pada 2–6 Maret.
Program ini melanjutkan keberhasilan Elite Camp sebelumnya yang mengantarkan Yulius Pigay, Samuel Cundrad, dan Peres Tjoe menembus skuad final tim nasional untuk persiapan Piala Asia U17 2026. Ketiganya kini tergabung dalam Garuda United dan berkompetisi di EPA U18.
Presiden Direktur PT Freeport Indonesia (PTFI) Tony Wenas menegaskan dukungan penuh perusahaan terhadap pengembangan talenta muda Papua agar mampu bersaing di level nasional maupun internasional.
“Pengalaman menimba ilmu di luar negeri tentunya merupakan kebanggaan tersendiri karena akan turut membentuk mental dan kepercayaan diri untuk selalu kompetitif dan pada akhirnya bisa menembus timnas,” kata Tony dalam keterangan tertulis, Senin (16/2/2026).
Ia menjelaskan sejak 2022 PTFI mendirikan PFA dengan tujuan membuka peluang seluas-luasnya bagi generasi muda Papua untuk mengembangkan bakat sepak bola.
“Kami lahir dan besar di Papua serta meraih sukses di Papua. Sukses itu harus kami kembalikan ke masyarakat Papua dan semua generasi muda agar bisa berkarya untuk Indonesia,” ujarnya.
Menurut Tony, pengalaman bertanding di luar negeri memberikan para pemain kesempatan merasakan level kompetisi lebih tinggi, membentuk mental bertanding, serta meningkatkan kepercayaan diri karena mendapatkan pengetahuan yang tidak selalu diperoleh di dalam negeri.
Salah satu peserta, Dolvi T. Salossa (15), mengaku siap memanfaatkan kesempatan tersebut untuk meningkatkan kemampuan sekaligus mencari pengalaman internasional.
“Sa mau bersaing di Eropa dan dapat jam terbang internasional,” katanya.
Dolvi bersama dua rekannya, Jupri Kogoya dan Yance Glen Imbiri, dijadwalkan bertolak ke Wina untuk menjalani latihan selama tiga pekan. Pelajar kelas 9 itu mengaku antusias mengikuti program tersebut.
“Sa mau bikin bangga orang tua dan keluarga,” ujar Dolvi.
Jupri Kogoya (15) juga memiliki motivasi serupa untuk menunjukkan bahwa pemain muda Papua mampu bersaing di level global.
“Sa ingin buktikan tong anak-anak Papua juga bisa bermain di Eropa,” katanya.
Sebelum keberangkatan, pada 9 Februari 2026 ketiga pemain didampingi jajaran PFA bertemu Tony Wenas di Jakarta guna mendapatkan arahan dan dukungan menjelang mengikuti rangkaian Elite Camp di Austria. (Ahmad)
-
POLITIK16/02/2026 06:00 WIBPDIP Tegaskan Koalisi Permanen Harus dengan Rakyat
-
PAPUA TENGAH16/02/2026 16:46 WIBPria Paruh Baya di Mimika Ditemukan Gantung Diri
-
PAPUA TENGAH16/02/2026 15:16 WIBTiga Unsur Ini Punya Peran Penting untuk Penyelesaian Tapal Batas Kapiraya
-
POLITIK16/02/2026 10:00 WIBRatusan Kepala Daerah Terjerat Korupsi, Wamen Dalam Negeri Desak Evaluasi Pilkada
-
NASIONAL16/02/2026 18:30 WIBBareskrim: AKBP Didik Miliki Narkoba untuk Konsumsi
-
OLAHRAGA16/02/2026 20:30 WIBBayern Muenchen Masih Perkasa di Puncak Klasemen
-
NUSANTARA16/02/2026 08:30 WIBPilu! Balita di Karawang Tewas dalam Pelukan Ibu Usai Sedan Tertimpa Kontainer
-
JABODETABEK16/02/2026 05:30 WIBBMKG: Cuaca Hujan Ringan Dominasi Jabodetabek pada Senin (16/2/2026)