POLITIK
Alumni 212 Berhak Tentukan Dukungan Politik ke Prabowo
AKTUALITAS.ID – Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid (HNW) menyebut seluruh alumni 212 berhak menentukan dukungan politik. Hal ini disampaikan menyusul tudingan yang disematkan pada Alumni 212 sebagai suatu gerakan politik lantaran mendukung Paslon 02 Prabowo-Sandi. “Mereka punya hak pilih. Mereka punya hak politik. Kalau mereka menyatakan dukungan ke kelompok mana pun, ya […]
AKTUALITAS.ID – Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid (HNW) menyebut seluruh alumni 212 berhak menentukan dukungan politik. Hal ini disampaikan menyusul tudingan yang disematkan pada Alumni 212 sebagai suatu gerakan politik lantaran mendukung Paslon 02 Prabowo-Sandi.
“Mereka punya hak pilih. Mereka punya hak politik. Kalau mereka menyatakan dukungan ke kelompok mana pun, ya itu hak mereka. Kalau kemudian mereka menyatakan dukungan ke 02, misalnya, ya itu hak mereka. Di mana salahnya?” kata Hidayat di Jakarta, Jumat (5/4/2019).
Hidayat menyampaikan, tidak ada undang-undang yang dilanggar bila Alumni 212 menunjukkan arah politik. Sikap ini, kata Hidayat, tak jauh berbeda dengan deklarasi kelompok ulama atau santri yang mendukung Paslon 01 Jokowi. “Yang penting adalah bahwa dukungan itu benar-benar jujur, bukan manipulatif, bukan karena dibayar,” ujar dia.
Hidayat pun menyebut aneh bila Alumni 212 kemudian dicap negatif lantaran mendukung Prabowo Sandi. Untuk diketahui, Alumni 212 direncanakan hadir ke Kampanye Akbar Prabowo-Sandi di Gelora Bung Karno pada Ahad (7/4) besok.
Hidayat menyatakan, kehadiran 212 sendiri sebenarnya tidak perlu dipermasalahkan. “Yang penting kan adalah bahwa itu smeuanya tetap aman tertib dan damai sesuai apa yang diharapkan, dan sesuai dengan tradisi 212,” kata dia.
Hidayat menambahkan, Alumni 212 juga bukan hanya milik Pilpres. Namun, Alumni 212 juga telah melakukan kegiatan meliputi dimensi kehidupan lain. Hidayat mengatakan, wajar pula bila Alumni 212 sebagai gerakan keislaman kemudian menyentuh politik.
“Ya islam memang tidak memisah-misahkan antara politik dan nonpolitik. Yang penting semuanya dilakukan dengan cara baik dan benar. Sesuai aturan hukum, tidak merugikan pihak lain, bisa dipertanggungjawabkan secara moral secara hukum itu saja,” ujat Hidayat menegaskan. [Republika]
-
PAPUA TENGAH15/03/2026 19:00 WIBAparat Gabungan Kembali Gagalkan Penyeludupan Miras di Pelabuhan Poumako
-
NASIONAL15/03/2026 20:00 WIBWacana ASN WFH, Komisi II: Layanan Publik Harus Tetap Optimal
-
NASIONAL15/03/2026 18:30 WIBKPK Cetak “Hattrick”, Alarm Darurat di Jawa Tengah
-
INFOGRAFIS16/03/2026 10:15 WIBINFOGRAFIS: Hattrick KPK di Jawa Tengah
-
PAPUA TENGAH15/03/2026 20:16 WIBTerpeleset Saat Memancing, Seorang Pemuda Hilang di Perairan Poumako
-
OLAHRAGA15/03/2026 22:30 WIBKimi Antonelli Berhasil Menjuarai GP China 2026
-
OTOTEK15/03/2026 18:08 WIBBYD Kebanjiran Pesanan 100.000 Kendaraan dari Argentina dan Meksiko
-
JABODETABEK15/03/2026 20:30 WIBEdarkan Obat Keras, Dua Orang Ditangkap Polisi