Connect with us

POLITIK

PDIP Heran PAN Sudah Bahas Pilpres 2029 Saat Pemerintah Baru Berjalan 6 Bulan

Aktualitas.id -

Ketua DPP PDIP, Deddy Yevry Sitorus, Foto: Ist

AKTUALITAS.ID – Pernyataan Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan (Zulhas), yang secara terbuka membahas kemungkinan dukungan untuk Presiden Prabowo Subianto di Pilpres 2029 dan negosiasi soal calon wakil presiden (cawapres) mendapat sorotan tajam dari PDI Perjuangan.

Ketua DPP PDIP, Deddy Yevry Sitorus, mengaku heran dan menilai langkah PAN tersebut terlalu dini serta “tidak elok”. Pasalnya, pemerintahan yang baru dilantik, di mana PAN berada di dalamnya, baru berjalan sekitar enam bulan sejak 20 Oktober 2024.

“Kalau di kita ya aneh… Kalau kita sih, pemerintah baru 6 bulan kok udah ngomongin 2029,” ujar Deddy di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (21/4/2025).

Meski begitu, Deddy mengakui setiap partai punya hak dan selera berbeda dalam berpolitik, meskipun ia menekankan soal kepantasan.

PDIP sendiri tak ambil pusing dengan dukungan PAN terhadap Prabowo di Pilpres 2029. Menurut Deddy, dukungan itu sudah sewajarnya mengingat PAN kini berada dalam barisan pemerintahan. “Kalau dia bilang sekarang enggak dukung Pak Prabowo ya harus keluar dari kabinet, kan gitu. Ya biasa aja sih,” jelasnya.

Ditanya soal kemungkinan pernyataan Zulhas memicu keretakan di Koalisi Indonesia Maju terkait sosok cawapres 2029, terutama jika tidak menyebut Gibran Rakabuming Raka, Deddy enggan berspekulasi. Ia menegaskan itu bukan urusannya dan berharap pemerintah bisa berjalan dengan baik.

Sebelumnya, Zulhas menyampaikan pernyataan tersebut dalam acara Halal Bihalal di Kantor DPP PAN, Minggu (20/4/2025). Ia menyatakan kesiapan PAN mendukung Prabowo jika maju kembali di 2029, namun menegaskan sosok cawapres pendamping harus dibahas dan disepakati bersama PAN, dengan prioritas pada pembesaran partai. (Mun/Ari Wibowo)

TRENDING

Exit mobile version