RAGAM
Ji Chang Wook Ingin Berlibur ke Sumba: “Saya Bisa Istirahat Tenang di Sana”
AKTUALITAS.ID — Aktor ternama Korea Selatan, Ji Chang Wook, mengungkapkan keinginannya untuk mengunjungi Sumba, Nusa Tenggara Timur, jika mendapat kesempatan liburan singkat di Indonesia. Hal itu ia sampaikan dalam acara peluncuran reality series terbarunya, “ABRACADABRA: The Galaxy of Ultimate Healing”, di Jakarta, Jumat (28/11/2025).
“Jika ada waktu, saya ingin pergi ke Sumba,” ujar bintang drama The Manipulated itu ketika ditanya apa yang ingin ia lakukan bila memiliki satu hari libur di Indonesia bersama para penggemarnya. Pertanyaan tersebut disampaikan oleh Indra Herlambang selaku pembawa acara.
Ji Chang Wook menuturkan, Sumba memiliki pemandangan yang indah serta suasana yang tenang—hal yang membuatnya merasa bisa benar-benar beristirahat.
“Itu yang membuat saya bisa beristirahat tenang di sana,” katanya.
Reality series “ABRACADABRA: The Galaxy of Ultimate Healing” merupakan kolaborasi Viu dan Samsung Electronics Indonesia, yang menampilkan perjalanan Ji Chang Wook mengelilingi berbagai kawasan budaya dan alam di Yogyakarta, Bali, dan Sumba.
Serial tersebut dijadwalkan tayang perdana pada 28 November 2025 secara eksklusif di Viu. (YAN KUSUMA/DIN)
-
NASIONAL30/11/2025 09:00 WIBBNPB Laporkan 303 Meninggal di Aceh, Sumut, dan Sumbar Setelah Banjir Bandang
-
EKBIS30/11/2025 09:30 WIBDaftar Harga BBM Terbaru di SPBU Indonesia per 30 November 2025
-
NUSANTARA30/11/2025 06:30 WIBTerdesak Lapar 3 Hari, Korban Banjir Sibolga Nekat Jarah Gudang Bulog hingga Minimarket
-
FOTO30/11/2025 07:56 WIBFOTO: Mahasiswa UIN Jakarta Juara 1 Debat Penegakan Hukum Pemilu
-
NASIONAL30/11/2025 11:00 WIBTabrak Putusan MK? Pelantikan Irjen Hendro Pandowo sebagai Irjen Kemenkum Tuai Kritik Keras
-
NASIONAL30/11/2025 12:00 WIBBanjir Sumut Dipenuhi Kayu Gelondongan, DPR Minta Investigasi
-
JABODETABEK30/11/2025 05:30 WIBBMKG: Cuaca Jakarta Hari Minggu (30/11/2025) Berpotensi Hujan
-
DUNIA30/11/2025 08:00 WIBKorban Tewas Perang Gaza Capai 70.100 Orang Menurut Kementerian Kesehatan Gaza