Connect with us

RAGAM

Fenomena Langit Langka Jelang Ramadan Terungkap

Aktualitas.id -

Fenomena Langit Langka Jelang Ramadan Terungkap, ilustrasi foto: aktualitas.id - ai

AKTUALITAS.ID – Fenomena cahaya misterius yang muncul di langit menjelang Ramadan kembali menarik perhatian para ilmuwan dunia. Peristiwa langit yang tidak lazim ini bahkan memicu rasa penasaran peneliti dari berbagai negara, mulai dari Eropa hingga Asia.

Menariknya, fenomena serupa ternyata pernah dicatat lebih dari 1.000 tahun lalu oleh ilmuwan Muslim, Ali ibn Ridwan. Dalam catatannya, ia menyebut kemunculan cahaya terang tersebut sebagai “bintang baru”.

Peristiwa yang kini dikenal sebagai Supernova 1006 itu merupakan salah satu ledakan bintang paling terang yang pernah terlihat dari Bumi.

Ridwan, yang saat itu masih berusia 18 tahun, mencatat fenomena tersebut muncul pada 30 April 1006 M. Ia menggambarkan cahaya yang sangat terang di langit, bahkan disebut memiliki intensitas mendekati seperempat cahaya Bulan.

Fenomena itu tampak di wilayah rasi bintang Scorpio dan terlihat jelas selama beberapa bulan sebelum akhirnya menghilang karena posisinya mendekati Matahari.

Catatan rinci yang ditulis Ridwan menjadi referensi penting bagi astronom modern dalam menentukan waktu dan lokasi kemunculan supernova tersebut. Ia bahkan mencatat posisi Matahari, Bulan, serta planet lain secara detail dalam satuan derajat.

Selain Ridwan, pengamatan serupa juga datang dari berbagai belahan dunia. Catatan astronom dari China dan Eropa turut memperkuat bukti bahwa fenomena tersebut memang terjadi secara global.

Para ilmuwan modern kemudian menyimpulkan bahwa cahaya misterius tersebut merupakan supernova, yakni ledakan besar yang menandai berakhirnya siklus hidup sebuah bintang.

Fenomena ini menunjukkan bahwa apa yang tampak “misterius” di langit sebenarnya memiliki penjelasan ilmiah yang dapat ditelusuri melalui catatan sejarah dan penelitian astronomi.

Dengan kemajuan teknologi saat ini, para ilmuwan terus mempelajari fenomena serupa untuk memahami lebih dalam dinamika alam semesta serta potensi kemunculan peristiwa langit lainnya di masa depan. (Firmansyah/Mun)

TRENDING