NASIONAL
4 Polisi Diperiksa Propam,Diduga Aniaya Warga
AKTUALITAS.ID – Diduga menganiaya seorang warga saat melakukan patroli. Sebanyak empat anggota polisi diperiksa Propam Polresta Mamuju, Sulawesi Barat
Kejadian itu bermula anggota Patmor Polresta Mamuju melakukan patroli, kemudian menemukan sekitar 10 orang warga sementara berkumpul di Jalan Arteri, Mamuju, sehingga didatangi oleh petugas.
“Pihak Propam Polresta Mamuju, kini sudah memeriksa 4 orang anggota Patmor yang diduga melakukan pemukulan tersebut,” kata Kasi Humas Polresta Mamuju, Ipda Herman Basir dalam keterangan tertulisnya, Selasa (13/5/2025) kemarin. Setelah berhasil diamankan, kata Herman kemudian dilakukan pemeriksaan terhadap warga tersebut. Namun, pada proses interogasi, warga itu terlihat cengengesan yang mengakibatkan petugas tersinggung.
“Seorang anggota tersinggung dan memberikan pelajaran kepada warga cengengesan tersebut dengan menepuknya. Anggota Patmor tidak memukul hanya menepuk nepuk warga saja,” jelasnya.
Herman menegaskan anggota Patmor Polresta Mamuju pada saat itu hanya memberikan pembinaan kepada warga. Namun, pihak Propam telah memeriksa empat anggota terkait kejadian tersebut.
“Pihak Propam tetap memproses 4 anggota Patmor. Kalau 4 Anggota Patmor tersebut terbukti bersalah, mereka akan diberikan sanksi sesuai dengan pelanggarannya,” jelasnya. (Yan Kusuma/Goeh)
-
PAPUA TENGAH05/04/2026 17:30 WIBKebakaran di Kilometer 9 Timika Hanguskan Dua Rumah dan Kandang Ternak
-
RAGAM05/04/2026 19:30 WIBWaspadai 6 Bahan “Red Flag” yang Tersembunyi Dalam Makanan Kudapan
-
NASIONAL05/04/2026 10:00 WIBTNI AL Buka Suara Soal Peluru Nyasar di Gresik
-
RIAU05/04/2026 17:00 WIBPolda Riau Bongkar Jaringan Mafia BBM Subsidi, Sita Lebih 10 Ribu Liter Solar
-
NUSANTARA05/04/2026 11:30 WIBTragis! Pemilik Hajatan di Purwakarta Tewas Dipalak Preman
-
POLITIK05/04/2026 13:00 WIBBawaslu Pasaman Barat Kawal Ketat Data Pemilih 2026
-
EKBIS05/04/2026 20:30 WIBStok Beras Sulsel Melonjak, Tembus 761 Ribu Ton
-
NASIONAL05/04/2026 14:00 WIBDapur MBG Pondok Kelapa Disetop Usai Keracunan Massal

















