DUNIA
11 Kapal “Freedom Flotilla” Tantang Blokade Israel ke Gaza
AKTUALITAS.ID – Sebanyak 11 kapal dari organisasi internasional Freedom Flotilla Coalition (FFC) dilaporkan tengah menuju Jalur Gaza untuk menantang blokade Israel yang sudah berlangsung hampir 18 tahun.
Dua kapal berbendera Italia dan Prancis berangkat dari Otranto, Italia, pada 25 September lalu. Keduanya kemudian bergabung dengan kapal Conscience pada 30 September. Selanjutnya, armada itu akan bertemu dengan delapan kapal lain bernama Thousand Madleens to Gaza. Total, ada 11 kapal dengan sekitar 100 aktivis di atasnya. Saat ini, posisi mereka berada di lepas pantai Kreta.
Aksi ini berlangsung hanya sehari setelah pasukan laut Israel menyerang 42 kapal menuju Gaza dan menahan lebih dari 450 aktivis. Sebelumnya, Israel berulang kali menyita kapal bantuan ke Gaza serta mendeportasi aktivis internasional.
Israel mempertahankan blokade atas Gaza—wilayah berpenduduk 2,4 juta jiwa—dan sejak Maret lalu memperketat pengepungan dengan menutup perbatasan, memblokir makanan dan obat-obatan. Akibatnya, PBB menyebut Gaza berada di ambang kelaparan.
Sejak Oktober 2023, pengeboman Israel telah menewaskan lebih dari 66 ribu warga Palestina, sebagian besar perempuan dan anak-anak. Kondisi di Gaza kian memprihatinkan, dengan kelaparan serta penyakit yang menyebar cepat. (DIN)
-
EKBIS11/02/2026 11:30 WIBHarga Emas Antam Hari Ini Rabu 11 Februari 2026 Turun Rp7.000 per Gram
-
POLITIK11/02/2026 09:00 WIBPengamat: Proposal Zulhas Cawapres Prabowo Bukan Harga Mati bagi PAN
-
POLITIK11/02/2026 10:00 WIBGerindra: Keputusan Cawapres Prabowo 2029 Tergantung Koalisi
-
EKBIS11/02/2026 10:30 WIBDolar AS Keok, Rupiah dan Mata Uang Asia Kompak Pesta Pora
-
NASIONAL11/02/2026 11:00 WIBPelayanan Haji 2027, Kementerian Haji Minta Tambahan Anggaran Rp3,1 Triliun
-
JABODETABEK11/02/2026 08:30 WIBPolda Metro Jaya Gelar SIM Keliling di 5 Lokasi Jakarta Hari Ini
-
EKBIS11/02/2026 09:30 WIBIHSG Melonjak Tembus 8.200, Saham Energi dan Teknologi Pimpin Penguatan
-
DUNIA11/02/2026 12:00 WIBWHO Konfirmasi Kematian Perempuan di Bangladesh Akibat Virus Nipah

















