NASIONAL
Pelayanan Haji 2027, Kementerian Haji Minta Tambahan Anggaran Rp3,1 Triliun
AKTUALITAS.ID – Kementerian Haji dan Umrah mengajukan tambahan anggaran sebesar Rp3,1 triliun untuk tahun anggaran 2026 dalam rapat kerja bersama Komisi VIII DPR RI, Selasa (10/2/2026).
Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengatakan usulan penambahan anggaran tersebut mencapai Rp3.103.018.430.000 dan dibutuhkan untuk optimalisasi pelayanan ibadah haji, khususnya dalam rangka persiapan haji 2027.
“Adapun kebutuhan anggaran Kementerian Haji dan Umrah tahun 2026 sebesar Rp3.103.018.430.000,” ujar Dahnil dalam rapat.
Sementara itu, Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf menjelaskan, tambahan anggaran akan dialokasikan untuk berbagai kebutuhan strategis kementerian. Di antaranya meliputi operasional penyelenggaraan ibadah haji dan umrah, belanja pegawai, belanja perkantoran, serta operasional layanan di tingkat pusat, daerah, hingga Arab Saudi.
Irfan mengungkapkan, pihaknya telah menyampaikan surat permohonan penambahan anggaran kepada Kementerian Keuangan (Kemenkeu) pada 23 Januari 2026. Menurutnya, penambahan anggaran tersebut bersifat mendesak karena persiapan penyelenggaraan ibadah haji 2027 harus dimulai sejak tahun ini.
Pada tahun 2026, Kementerian Haji dan Umrah hanya mendapat alokasi anggaran rupiah murni sebesar Rp2,5 triliun. Namun, anggaran tersebut dinilai belum mencukupi untuk mendukung sejumlah program strategis kementerian.
“Timeline penyelenggaraan haji semakin maju sehingga sebagian besar persiapan haji tahun 2027 sudah harus dimulai pada tahun 2026,” kata Irfan.
Selain itu, anggaran juga dibutuhkan untuk mendukung pelaksanaan ibadah haji 2026, yang seluruh persiapannya harus rampung dalam tiga bulan pertama tahun 2026. Persiapan tersebut mencakup pelatihan petugas haji, kontrak layanan konsumsi, akomodasi, transportasi, hingga layanan kesehatan jemaah.
“Dengan demikian, kekurangan anggaran tahun 2026 tidak hanya berisiko terhadap penyelenggaraan haji tahun berjalan, tetapi juga dapat menimbulkan dampak berantai terhadap penyelenggaraan haji tahun berikutnya,” pungkas Irfan. (Bowo/Mun)
-
RAGAM13/05/2026 13:30 WIBHantavirus Bisa Bikin Gagal Napas Akut
-
FOTO13/05/2026 17:55 WIBFOTO: Presiden Prabowo Saksikan Penyerahan Hasil Uang Rampasan Rp10,2 Triliun ke Negara
-
JABODETABEK13/05/2026 07:30 WIBPolda Metro Buka SIM Keliling di 5 Titik Jakarta
-
POLITIK13/05/2026 14:00 WIBDPR Buka Opsi Partai Melebur Demi Lolos Parlemen
-
POLITIK13/05/2026 13:00 WIBRevisi UU Pemilu Diperingatkan Jangan Jadi Alat Konsolidasi Kekuasaan
-
JABODETABEK13/05/2026 08:30 WIBPolisi Bekuk Kurir Sabu Berkedok Sopir MBG di Depok
-
NASIONAL13/05/2026 15:45 WIBKPU RI Gandeng KPP DEM untuk Tingkatkan Literasi Kepemiluan dan Demokrasi
-
NASIONAL13/05/2026 09:00 WIBDPR Minta Homeless Media Tidak Jadi Mesin Propaganda

















