EKBIS
Korban Banjir di Sultra, Dapat Bantuan Rp10 Milyar dan Benih Padi
AKTUALITAS.ID – Bencana banjir yang terjadi di Provinsi Sulawesi Tenggara mengakibatkan ribuan warga terdampak, ratusan hektare sawah terendam, hingga kerusakan fasilitas umum.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyalurkan bantuan senilai Rp10 miliar untuk masyarakat terdampak banjir di delapan kabupaten/kota di Sulawesi Tenggara (Sultra).
Mentan Andi Amran Sulaiman, mengatakan penyaluran bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap para korban yang terkena bencana banjir di Kota Kendari, Kabupaten Konawe, Konawe Utara, Konawe Selatan, Konawe Kepulauan, Kolaka Timur, Kolaka, dan Buton Utara, sejak Jumat pekan kemarin.
“Pemerintah bergerak cepat atas perintah Bapak Presiden. Kami rapat tadi malam dengan Bapak Presiden, pantau seluruh Indonesia apa keluhan rakyat. Kami turun langsung dan pagi ini kami bawa solusi,” kata Mentan Amran Sulaiman saat meninjau lokasi terdampak banjir di Kendari, Selasa (12/5/2026).
Dia menyebutkan bantuan-bantuan yang direalisasikan saat ini meliputi 30 ton beras, 1,5 ton minyak goreng, benih padi untuk lahan seluas 2.000 hektare, serta alat dan mesin pertanian (alsintan).
“Bantuan benih diberikan khusus bagi petani yang sawahnya mengalami kerusakan akibat terendam banjir,” ujarnya.
Selain bantuan logistik, Mentan menyatakan kesiapan pemerintah pusat untuk mendukung program optimalisasi lahan (oplah) sawah di sejumlah daerah, termasuk menindaklanjuti permintaan oplah seluas 1.200 hektare dari Kabupaten Konawe Utara.
“Ini Rp10 miliar khusus untuk Sultra. Kalau diurus suratnya, oplahnya, bisa Rp30 miliar untuk Sultra. Aku tunggu permohonannya,” ujar Mentan Amran Sulaiman.
Mentan menambahkan kunjungan mendadak ini dilakukan sebagai langkah nyata pemerintah untuk hadir di tengah masyarakat terdampak bencana.
Selain bantuan pangan, pemerintah juga mengerahkan 20 traktor tangan dan lima mesin pemanen (combine harvester) untuk membantu memulihkan aktivitas pertanian di wilayah Sultra.
Dalam kunjungannya ke Desa Amohalo (Konawe Selatan) dan Kelurahan Lepo-Lepo (Kendari), Mentan Amran Sulaiman juga menginstruksikan perbaikan infrastruktur pertanian.
Ia meminta Balai Wilayah Sungai (BWS) menyelesaikan perbaikan tanggul yang jebol dalam waktu satu minggu agar pengerjaan segera dilakukan.
(Ari Wibowo/goeh)
-
DUNIA14/06/2026 12:00 WIBPesawat Angkut Militer India Hancur Saat Mendarat
-
RAGAM14/06/2026 15:30 WIBDokter Ungkap Batas Aman Makan Mi Instan
-
NUSANTARA14/06/2026 16:30 WIBKasus Pertalite 25 Liter di Medan, Hakim Sebut Curigai Ada “Request”
-
POLITIK14/06/2026 18:00 WIBPartai Gelora Siapkan Strategi Baru untuk Pemilu 2029
-
OTOTEK14/06/2026 17:00 WIBMenkomdigi Minta Generasi Muda Jadi Garda Terdepan Lawan Kejahatan Digital
-
NASIONAL14/06/2026 13:00 WIBBagja Ingin Jajaran Bawaslu Melek Tipikor
-
OLAHRAGA14/06/2026 17:30 WIBPrediksi Swedia vs Tunisia: Duel Pembuka Grup F Piala Dunia 2026
-
OTOTEK14/06/2026 19:00 WIBDenny JA Nyatakan Lahirnya Kelas Baru Pekerja Digital yang Rentan
















