DUNIA
Topan Dolphin Mengganas, China Evakuasi 1 Juta Warga
AKTUALITAS.ID – Amuk Topan Monster “Dolphin” benar-benar melumpuhkan pesisir timur China. Membawa angin kencang berkecepatan 150 km/jam saat menerjang Yuhuan, Zhejiang, badai tak kenal ampun ini memaksa lebih dari satu juta warga angkat kaki dan melarikan diri dari rumah mereka.
Pusat finansial Shanghai kini lumpuh total. Lebih dari 1.400 penerbangan mendadak dibatalkan, memaksa ribuan calon penumpang terlunta-lunta. Ikon wisata dunia seperti Shanghai Disneyland, Legoland, hingga area megah The Bund terpaksa digembok total demi menghindari jatuhnya korban.
Dolphin bukan topan biasa. Media pemerintah CCTV menyebut badai ini sebagai “spesies langka” yang telah menempuh jarak gila-gilaan sejauh 6.000 km – tiga kali lipat lebih awet dibanding topan normal – setelah sebelumnya menyapu Filipina, Taiwan, hingga Okinawa.
Rekaman mengerikan dari pusat kota Shanghai memperlihatkan kawasan historis Konsesi Prancis yang biasa dipenuhi turis kini berubah menjadi danau. Toko-toko di lantai dasar tenggelam, sementara warga nekat berjalan menerobos genangan air yang terus naik.
Hingga kini, kepanikan pecah usai seorang bocah berusia 9 tahun di Wenling dilaporkan hilang tersapu ganasnya ombak ke tengah laut. Di Wenzhou dan Taizhou saja, hampir 1,3 juta orang dievakuasi secara brutal ke tempat penampungan darurat demi menghindari ancaman banjir bandang dan tanah longsor yang diprediksi bertahan hingga Rabu.
Parahnya lagi, bencana ini memicu gelombang histeria dan kecurangan di media sosial. Polisi China bergerak cepat menangkap dua pelaku yang menyebarkan hoaks keji. Salah seorang pelaku, pria 60 tahun, terbukti membuat video palsu berbasis AI yang menayangkan seolah-olah ada warga Shanghai yang tewas terlempar dari gedung akibat diterjang angin topan.
Meskipun statusnya kini diturunkan menjadi badai tropis, pemerintah China memperingatkan ancaman bom hujan hingga 500 mm yang siap menghantam Shandong, Henan, Hubei, Anhui, hingga Zhejiang. Serangan badai ini belum berakhir, dan China masih berada dalam cengkeraman ketakutan. (Mun)
-
POLITIK10/08/2026 19:00 WIBPKS Buka Pintu Kabinet Non-Parpol, PDIP: Terserah Presiden
-
NUSANTARA10/08/2026 15:30 WIBCekcok Rumah Tangga Berakhir Maut di Banyuwangi
-
NUSANTARA10/08/2026 14:30 WIBAir Makin Sulit, Ratusan Hektare Sawah Pandeglang Mengering
-
POLITIK10/08/2026 17:00 WIBIsu Reshuffle Mencuat, Demokrat Serahkan Nasib Menteri ke Prabowo
-
OLAHRAGA10/08/2026 13:30 WIBEra Baru AI: Virus Kini Bisa Dirancang di Laboratorium
-
NASIONAL10/08/2026 13:00 WIBPengamat Politik: Sinergi Kapolri dan Sipil Perkuat Prabowo-Gibran
-
DUNIA10/08/2026 21:00 WIBPrancis Selatan Darurat Kebakaran Hutan
-
EKBIS10/08/2026 20:00 WIBKemenhub Catat 460 Ribu Kendaraan Barang Masih Melanggar

















