Connect with us

NUSANTARA

Gempar Penemuan Jenazah di Mukomuko, Polisi Minta Warga Tahan Diri Soal Isu Jurnalis

Aktualitas.id -

Ilustrasi, foto: aktualitas.id - ai

AKTUALITAS.ID – Penemuan mayat laki-laki di kawasan pesisir pantai Desa Rawa Bangun, Kecamatan XIV Koto, Kabupaten Mukomuko, Bengkulu, Kamis (24/9/2026) pagi mendadak menggemparkan publik. Penemuan ini langsung memicu spekulasi liar mengenai identitas korban yang diduga merupakan bagian dari rombongan jurnalis yang hilang di perairan Gunung Anak Krakatau (GAK).

Dugaan tersebut kian menguat di tengah masyarakat lantaran sebelumnya satu jenazah korban tragedi GAK telah ditemukan di perairan Pulau Enggano, Bengkulu. Peta arus laut yang membawa jasad hingga ke wilayah Bengkulu membuat kabar simpang siur berhembus cepat di media sosial.

Menanggapi kepanikan dan spekulasi tersebut, Polres Mukomuko bertindak cepat dengan mengamankan Lokasi Kejadian Perkara (TKP) bersama Tim Inafis dan SAR, serta langsung mengevakuasi jenazah ke RSUD Mukomuko untuk proses identifikasi dan visum medis.

BACA JUGA  PFI Desak Negara Kembali Cari 5 Jurnalis yang Hilang

Kapolres Mukomuko AKBP Riky Crisma Wardana menegaskan bahwa kepolisian masih terus bekerja ekstra untuk memastikan identitas resmi korban, kronologi, serta penyebab pasti kematian. Pihaknya mengimbau agar masyarakat tidak terburu-buru menyimpulkan identitas korban sebelum ada pernyataan medis resmi.

“Kami masih melakukan pendalaman untuk memastikan identitas korban serta mengetahui secara jelas kronologi dan penyebab kematiannya. Jangan sampai informasi yang belum terverifikasi kemudian disebarkan dan menimbulkan keresahan,” tegas Riky, Kamis (24/9/2026).

Riky juga meminta publik dan media sosial untuk menahan diri tidak menyebarkan foto atau video kondisi jenazah demi menghormati proses penyelidikan dan perasaan keluarga korban.

Saat ini, kepolisian terus berkoordinasi dengan tim medis RSUD Mukomuko serta membuka pintu bagi masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk menyampaikan informasi terverifikasi demi membongkar tabir di balik ditemukannya jasad misterius ini. (Irawan/Mun)

BACA JUGA  10 Hari Tanpa Jejak, SAR Hentikan Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Kru di Selat Sunda

TRENDING