Connect with us

NASIONAL

BGN Tegaskan Lokasi Penemuan Jenazah Kendal Bukan Dapur SPPG

Aktualitas.id -

Juru bicara BGN Tysa Novenny (Instagram/@badangizinasional.ri)

AKTUALITAS.ID – Badan Gizi Nasional (BGN) membantah keterkaitan antara lokasi penemuan jenazah dengan tangan terborgol di sebuah rumah kosong di Kendal, Jawa Tengah, dengan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Penegasan tersebut disampaikan setelah muncul informasi yang mengaitkan bangunan tempat ditemukannya jenazah dengan fasilitas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menjadi bagian dari program pemerintah tersebut.

Juru Bicara BGN, Tysa Novenny, mengatakan hasil penelusuran dan koordinasi yang dilakukan menunjukkan bangunan tersebut sama sekali bukan gedung SPPG dan tidak memiliki identitas resmi sebagai fasilitas pelaksana Program MBG.

“Berdasarkan hasil penelusuran dan koordinasi yang telah kami lakukan, bangunan tersebut bukan merupakan gedung SPPG dan tidak memiliki ID SPPG resmi. Di lokasi tersebut juga tidak pernah terdapat kegiatan maupun aktivitas yang berkaitan dengan Program MBG,” ujar Tysa, Sabtu (10/10/2026).

BACA JUGA  Polisi Bongkar Penemuan Mayat di Pelabuhan Timika

Menurutnya, rumah kosong yang menjadi lokasi penemuan jenazah itu juga tidak termasuk bangunan yang terdampak kebijakan moratorium pembangunan maupun operasional SPPG yang diberlakukan pemerintah.

BGN juga memastikan tidak ada mitra resmi lembaga tersebut yang mengklaim memiliki atau mengoperasikan bangunan dimaksud.

“Dengan demikian, dapat kami tegaskan bahwa bangunan tersebut tidak memiliki keterkaitan dengan Badan Gizi Nasional maupun pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis,” tegas Tysa.

Klarifikasi ini disampaikan untuk meluruskan informasi yang beredar di masyarakat agar tidak menimbulkan kesalahpahaman terkait program pemerintah yang saat ini terus berjalan di berbagai daerah.

BGN mengingatkan masyarakat untuk lebih cermat dalam menerima dan menyebarkan informasi, terutama terhadap peristiwa yang masih dalam proses penyelidikan aparat penegak hukum.

BACA JUGA  3 Mahasiswa UIN Walisongo Meninggal Terseret Arus

Lembaga tersebut meminta publik tidak terburu-buru menghubungkan suatu kejadian dengan program pemerintah sebelum terdapat fakta dan bukti yang telah terverifikasi.

Di tengah polemik yang berkembang, BGN juga menyampaikan rasa duka cita atas peristiwa penemuan jenazah tersebut.

“Segenap jajaran Badan Gizi Nasional menyampaikan duka cita yang mendalam atas peristiwa ini. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan,” tutup Tysa.

Kasus penemuan jenazah terborgol di Kendal sendiri masih menjadi perhatian publik. Namun BGN menegaskan bahwa lokasi kejadian tidak memiliki hubungan apa pun dengan SPPG maupun pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis yang menjadi program strategis pemerintah. (Firman/Mun)

TRENDING