Connect with us

NASIONAL

Bengkulu Darurat Sampah! Srikandi NasDem Semprot Dirjen Cipta Karya KemenPU

Aktualitas.id -

Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Erna Sari Dewi, foto: Ist

AKTUALITAS.ID – Penanganan krisis lingkungan di Provinsi Bengkulu terancam terbengkalai akibat alokasi anggaran pusat yang dinilai diskriminatif. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mendadak disemprot legislator Senayan lantaran dinilai mengabaikan usulan anggaran pengelolaan sampah di wilayah tersebut.

Kritik menohok ini dilontarkan Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Erna Sari Dewi. Ia menegaskan bahwa persoalan sampah di daerah pemilihannya sudah berada pada taraf darurat dan membutuhkan suntikan dana nyata dari Direktorat Jenderal Cipta Karya (Ditjen CK).

“Saya ingin meratakan keadilan soal penganggaran kepada Dirjen CK. Semua usulan saya tidak ada yang dimasukkan terkait TPS 3R,” cetus Erna penuh nada nada kecewa dalam keterangannya, Kamis (24/9/2026).

BACA JUGA  Gulam Sharon Bongkar Hambatan Listrik Desa Kalbar

Erna mempertanyakan dasar pertimbangan Ditjen Cipta Karya yang tidak meloloskan anggaran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) di Bengkulu. Padahal, daerah seperti Kabupaten Bengkulu Utara telah memenuhi kriteria kesiapan program (Readiness Criteria) hingga 100 persen.

Tak hanya Bengkulu Utara, tingkat kesiapan di Kabupaten Bengkulu Selatan juga telah menembus 65 persen. Kondisi ini membuat penolakan atau penundaan anggaran dari KemenPU makin tak masuk akal.

“Yang satu, Kabupaten Bengkulu Utara, RC-nya sudah 100 persen. Apalagi alasan Ibu Dirjen untuk tidak menganggarkan ini di dapil saya? Saya minta tolong untuk usulan TPS 3R ini, mengingat ini sangat urgent di provinsi saya,” tegas Erna.

BACA JUGA  Pidato AHY Disorot, NasDem Minta Koalisi Tetap Solid

Erna mendesak pemerintah agar tidak menjadikan penyusunan anggaran sekadar formalitas di atas kertas, melainkan harus berfokus pada kebutuhan mendesak masyarakat daerah. Publik kini menunggu apakah KemenPU akan meluluskan alokasi TPS 3R tersebut atau membiarkan Bengkulu makin tenggelam dalam ancaman krisis sampah. (Mun)

TRENDING