NASIONAL
BNPB Ungkap Alasan Tak Andalkan Hujan Buatan untuk Lawan Karhutla
AKTUALITAS.ID – Di tengah kepungan kabut asap yang kian pekat hingga menyeberang ke Malaysia, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengambil keputusan krusial. Pihaknya menegaskan tak lagi mengandalkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) atau hujan buatan sebagai senjata utama memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada 2026.
Keputusan tersebut diambil lantaran operasi udara kerap kecele akibat ketiadaan awan hujan potensial yang diperkirakan memicu kendala hingga akhir Agustus.
“Operasi udara sifatnya membantu. Ketika tidak ada awan hujan, OMC tidak dapat dilakukan. Dalam kondisi seperti itu, operasi darat menjadi sangat penting, terutama memastikan api di lahan gambut benar-benar padam,” tegas Plh Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Dodi Yuleova, Selasa (11/8/2026).
Situasi karhutla di Indonesia saat ini berada pada tahap mengkhawatirkan. Total luasan lahan yang terbakar di enam provinsi prioritas telah menembus angka fantastis 48.889,69 hektare. Kalimantan Barat menjadi wilayah terparah dengan kehancuran mencapai 28.680 hektare, disusul Riau seluas 15.551 hektare.
Akibat amukan jago merah ini, citra satelit mencatat asap karhutla Kalimantan Barat telah menerobos masuk ke wilayah kedaulatan Malaysia. Tak hanya itu, kualitas udara di Pontianak berada pada level sangat tidak sehat dengan angka AQI menyentuh 193.
Meski begitu, BNPB membantah lepas tangan terkait operasi udara. Sebanyak 35 unit armada tempur udara—termasuk 21 helikopter water bombing dan dua pesawat penyemai garam – tetap disiagakan dan akan langsung digempur jika awan hujan terdeteksi.
Guna memperkuat benteng pertahanan di darat, BNPB membanjiri daerah terdampak dengan dukungan logistik masif, mulai dari pompa jinjing, pembuatan sumur bor, alat berat pembuka kanal gambut, hingga sokongan dana operasional bagi personel di garis depan. (Bowo/Mun)
-
NASIONAL12/08/2026 14:00 WIBMabes TNI Bantah Ambil Alih Keamanan
-
NUSANTARA12/08/2026 15:15 WIBTak Nikmati Keuntungan, Enam Terdakwa Kasus Tanjung Perak Minta Dibebaskan
-
NUSANTARA12/08/2026 08:30 WIBDana Desa Belum Beres, Massa Bakar Kantor Pemerintah
-
JABODETABEK12/08/2026 06:30 WIBSIM Keliling Polda Metro Jaya Buka 08.00–14.00
-
JABODETABEK12/08/2026 12:30 WIBPolisi Bekasi Tangkap Debt Collector Brutal
-
NASIONAL12/08/2026 13:00 WIBTanpa Sekat, KPU dan Wartawan Satu Arena
-
NUSANTARA12/08/2026 07:30 WIBPanik Diteriaki Korban, Maling Apes Terpental dan Tewas di Tempat
-
POLITIK12/08/2026 07:00 WIBWartawan Disemprot, Benny Harman Kini Minta Maaf

















