POLITIK
PPP Berbenah Total Jelang Kontestasi 2029
AKTUALITAS.ID – Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Mardiono mulai tancap gas melakukan konsolidasi partai jelang Pemilu 2029. Sejumlah agenda rapat, bimbingan teknis (bimtek), hingga diskusi politik terus digelar sebagai strategi menjaga soliditas internal sekaligus memanaskan mesin politik partai berlambang Ka’bah tersebut.
Pengamat politik sekaligus Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, menilai intensitas kegiatan yang dilakukan elite PPP menjadi sinyal kuat bahwa partai tersebut sedang bersiap menghadapi pertarungan politik nasional mendatang.
Menurut Adi, aktivitas konsolidasi yang terus dilakukan Mardiono merupakan langkah penting untuk menjaga ritme organisasi agar struktur partai tetap hidup hingga level akar rumput.
“Kalau ketua umum Pak Mardiono sering melakukan rapat, bimtek, dan diskusi seperti yang dilakukan hari ini, ini semacam instrumen bagaimana memanaskan mesin politik PPP,” ujar Adi dalam acara sharing session P3MUDA bertajuk Membangun Pemuda Menuju Demokrasi Pemilu 2029.
Adi menilai, konsolidasi menjadi kebutuhan utama bagi partai politik yang ingin tetap kompetitif di tengah persaingan menjelang Pemilu 2029. Apalagi, waktu menuju pesta demokrasi nasional masih sekitar tiga tahun sehingga diperlukan upaya menjaga stamina politik secara berkelanjutan.
Menurutnya, partai yang jarang melakukan rapat internal, konsolidasi organisasi, maupun kegiatan kaderisasi biasanya akan kehilangan daya gerak politik.
“Merawat stamina untuk 2029 adalah variabel penting. Dalam teori politik modern, semakin jarang parpol konsolidasi, semakin jarang rapat dan bimtek, itu tandanya wasalam,” kata Adi.
Ia melihat langkah Mardiono mengunjungi berbagai daerah dan memperkuat komunikasi dengan kader sebagai bentuk upaya menjaga semangat politik sekaligus memastikan mesin organisasi tetap bekerja.
Konsolidasi juga dinilai penting untuk menjaga harapan kader dan memperkuat kesiapan partai menghadapi persaingan yang diperkirakan semakin ketat menjelang Pemilu 2029.
“Ini menjadi stimulus bagi kader agar terus bekerja dan menjaga harapan partai,” ujarnya.
Di tengah mulai menghangatnya suhu politik nasional, sejumlah partai memang mulai bergerak memperkuat struktur internal mereka. Langkah PPP dinilai sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk memastikan partai tetap memiliki daya saing pada kontestasi politik mendatang.
Adi juga menegaskan bahwa PPP memiliki karakteristik khusus sebagai partai berbasis nilai keagamaan yang selama ini membawa identitas dakwah dalam aktivitas politiknya.
“Karena PPP ini partai dakwah, at the end, apapun yang diniatkan itu amar maruf nahi munkar,” pungkasnya. (Andrey/Mun)
-
RAGAM27/09/2026 19:30 WIBBukan Cuma Mancing! WMI Gandeng Raksasa BUMN Cetak Pengusaha Difabel di Bogor
-
NUSANTARA27/09/2026 20:00 WIBPuluhan Warga Sumut Tumbang Diserang Super Flu
-
NUSANTARA27/09/2026 16:00 WIBBMKG Warning! Banjir Rob Ancam NTB Hingga 30 September
-
NASIONAL28/09/2026 06:00 WIBTelinga Robek Disiksa Senior, Anak Wamen Inisial DAS Diduga Dalang Bullying di ICM
-
NUSANTARA27/09/2026 19:00 WIBTNI Klaim 4 Anggota OPM Tewas dalam Kontak Senjata
-
JABODETABEK27/09/2026 22:00 WIBPatroli Polisi Gagalkan Tawuran di Tanah Kusir
-
NUSANTARA27/09/2026 17:00 WIBWN Rusia Ditemukan Tewas di Bawah Tebing Bali
-
RAGAM27/09/2026 23:00 WIBMulai 2027, TK Negeri Dapat PIP Rp450 Ribu

















