DUNIA
Ratusan Orang Tewas akibat Banjir dan Longsor Terjang Sri Lanka
AKTUALITAS.ID – Banjir dan longsor yang dipicu oleh hujan lebat setelah melintasnya Siklon Ditwah telah menewaskan 123 orang dan membuat 130 orang dinyatakan hilang hingga Sabtu (29/11/2025), menurut laporan resmi yang dirilis otoritas bencana setempat.
Direktur Jenderal Disaster Management Centre (DMC) Sampath Kotuwegoda menyatakan bahwa operasi penyelamatan sedang berlangsung dan hingga kini 43.995 orang telah dipindahkan ke pusat-pusat penampungan sementara akibat kerusakan rumah dan infrastruktur yang meluas.
Siklon Ditwah menerjang pada Rabu (26/11/2025) dan menyebabkan hujan deras selama sepekan, meninggalkan jejak banjir dan tanah longsor di berbagai wilayah pulau itu; meskipun pusat badai kini bergerak menjauh, dampak banjir masih meluas dan memperburuk kondisi di dataran rendah.
Beberapa daerah kritis yang terdampak termasuk tepi Sungai Kelani, yang meluap pada Jumat (28/11/2205) malam sehingga ratusan warga diperintahkan mengungsi ke penampungan sementara. Pemerintah mengerahkan angkatan bersenjata, helikopter, dan perahu militer untuk memperkuat operasi evakuasi dan distribusi bantuan kepada warga yang terjebak oleh banjir.
Pejabat setempat memperingatkan bahwa skala bencana kali ini diperkirakan lebih parah dibandingkan banjir besar pada 2016, dan jumlah korban tewas pekan ini merupakan yang tertinggi sejak gelombang cuaca besar tahun lalu. Pemerintah Sri Lanka telah meminta bantuan internasional; India mengirimkan pesawat bantuan dan Perdana Menteri Narendra Modi menyampaikan belasungkawa serta kesiapan New Delhi untuk menambah bantuan sesuai perkembangan situasi.
Dampak utama meliputi kerusakan rumah, gangguan pasokan listrik dan air, serta akses jalan yang terputus. Otoritas lokal mengimbau warga di zona rawan untuk mengikuti perintah evakuasi dan memprioritaskan keselamatan keluarga. (Mun)
-
FOTO04/03/2026 09:47 WIBFOTO: Prabowo Ajak Diskusi Mantan Presiden dan Wapres Bahas Permasalahan Bangsa
-
NASIONAL05/03/2026 00:02 WIBKasus Kosmetik Ilegal Mengandung Merkuri dan Hidrokuinon Dibongkar Polisi
-
NASIONAL04/03/2026 11:00 WIBKPK Telusuri Dugaan Setoran Rokok ke Oknum Bea Cukai
-
DUNIA04/03/2026 23:30 WIBSpanyol: AS Tida Beritahu Sekutunya Soal Serangan ke Iran
-
POLITIK04/03/2026 06:00 WIBMegawati Pilih Hadiri Acara Internal PDIP di Bali
-
OLAHRAGA04/03/2026 17:30 WIBFajar/Fikri Melaju ke Babak Kedua All England 2026
-
RAGAM04/03/2026 18:00 WIBGangguan Bicara pada Anak Bisa Jadi Penanda Masalah Pendengaran
-
EKBIS04/03/2026 10:30 WIBRupiah Kritis! Nyaris Tembus Rp17.000 per Dolar AS Pagi Ini

















