Connect with us

EKBIS

IHSG Dibuka Menguat Kamis Pagi, Asing Borong Saham Rp2,99 Triliun

Aktualitas.id -

Ilustrasi pergerakan saham, Dok: aktualitas.id

AKTUALITAS.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (8/1/2026) dibuka menguat tipis sebesar 1,89 poin atau 0,02 persen ke level 8.946,70. Penguatan ini terjadi di tengah aktivitas transaksi yang masih tergolong ramai dan dominasi beli investor asing.

Sementara itu, indeks LQ45 yang berisi 45 saham unggulan justru melemah 0,92 poin atau 0,11 persen ke posisi 870,40.

Pada perdagangan sebelumnya, nilai transaksi tercatat cukup tinggi, mencapai Rp36,89 triliun dengan volume 70,57 miliar saham dalam 4,57 juta kali transaksi. Dari seluruh saham yang diperdagangkan, 344 saham menguat, 362 saham melemah, dan 104 saham bergerak stagnan.

Dari sisi investor asing, tercatat terjadi pembelian bersih (net buy) jumbo sebesar Rp2,99 triliun di seluruh pasar. Rinciannya, sebesar Rp2,18 triliun terjadi di pasar reguler, sedangkan Rp816,77 miliar dibukukan di pasar negosiasi dan tunai.

Pada pembukaan perdagangan pagi ini, penguatan IHSG ditopang oleh 312 saham, sementara 198 saham melemah dan 184 saham lainnya belum bergerak.

Berdasarkan data perdagangan awal, saham-saham top gainers dari kelompok LQ45 antara lain ADRO, EMTK, UNVR, dan BRPT. Kenaikan saham-saham tersebut turut menopang pergerakan positif IHSG di awal sesi.

Sebaliknya, saham-saham top losers dari jajaran saham unggulan LQ45 meliputi INCO, MBMA, NCKL, ANTM, dan AMMN, yang mengalami tekanan jual sejak awal perdagangan.

Pelaku pasar juga mencermati sejumlah sentimen eksternal dan domestik, salah satunya data cadangan devisa Indonesia yang diharapkan tetap berada pada level stabil dan mampu menjaga kepercayaan investor terhadap pasar keuangan nasional.

Mengacu pada data RTI, hingga menit-menit awal perdagangan tercatat 1,89 miliar saham telah diperdagangkan dengan nilai transaksi mencapai ratusan miliar rupiah. Sebanyak 306 saham menguat, 150 saham terkoreksi, dan 211 saham bergerak stagnan.

Ke depan, pergerakan IHSG diperkirakan masih akan dipengaruhi oleh aliran dana asing, rilis data ekonomi, serta dinamika pasar global, yang menjadi perhatian utama investor pada perdagangan hari ini. (Firmansyah/Mun)

TRENDING