POLITIK
Sugiono: Reshuffle Kabinet Hak Prerogatif Presiden Prabowo
AKTUALITAS.ID – Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono angkat bicara terkait isu kocok ulang kabinet (reshuffle) yang belakangan menguat di ruang publik. Ia mengaku belum mendengar adanya rencana reshuffle kabinet dalam waktu dekat.
“Saya belum pernah mendengar. Saya baru dengar sekarang,” kata Sugiono saat ditemui di kompleks parlemen, Selasa (27/1/2026).
Sekretaris Jenderal Partai Gerindra itu menegaskan bahwa reshuffle kabinet merupakan hak prerogatif Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, keputusan terkait perombakan kabinet sepenuhnya berada di tangan kepala negara.
“Itu pertanyaannya seharusnya ditujukan ke Presiden. Itu kan haknya Presiden me-reshuffle,” ujarnya.
Sebelumnya, Istana Kepresidenan juga telah membantah kabar reshuffle yang disebut-sebut akan dilakukan dalam waktu dekat. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan bahwa hingga kini belum ada agenda Presiden Prabowo Subianto untuk merotasi jajaran menteri di Kabinet Merah Putih.
“Reshuffle kabinet? Belum, belum, belum ada,” kata Prasetyo Hadi di kompleks parlemen, Senin (19/1/2026).
Pernyataan dari Menlu Sugiono dan Mensesneg Prasetyo Hadi ini sekaligus menegaskan bahwa isu reshuffle kabinet yang beredar belum memiliki dasar resmi. Pemerintah memastikan fokus kabinet saat ini masih pada pelaksanaan program kerja dan agenda prioritas nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. (Bowo/Mun)
-
OTOTEK06/06/2026 14:30 WIBHarga Oli Mobil Naik Juni 2026, Cek Daftar Terbaru Sebelum Servis
-
DUNIA06/06/2026 23:00 WIBPasukan IDF Israel Tewaskan Bayi Palestina Berumur 7 Bulan
-
RIAU06/06/2026 20:30 WIBPolisi Selidiki Kecelakaan Maut Tol Pekanbaru–Dumai yang Tewaskan Lima Orang
-
RAGAM06/06/2026 12:30 WIBOJK Blokir 33.836 Rekening Terkait Judol
-
NASIONAL06/06/2026 14:00 WIBDari Peneleh Surabaya, Bung Karno Menjadi Tokoh Besar Indonesia
-
DUNIA06/06/2026 12:00 WIBChina Punya Rudal DF-27 Anti-Kapal Induk
-
NASIONAL06/06/2026 19:00 WIBKursi Wamen Imipas Kosong, Istana: Masih Menunggu Evaluasi
-
NASIONAL06/06/2026 16:00 WIBYusril: Jalur Kilat ITAS dan ITAP untuk WNA Sudah Dihapus

















