EKBIS
IHSG Merah di Awal Perdagangan
AKTUALITAS.ID – Pasar saham Indonesia kembali mengawali perdagangan di zona merah. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada perdagangan Selasa (28/7/2026) di tengah sikap hati-hati pelaku pasar yang memilih menunggu sederet agenda ekonomi global yang dinilai berpotensi menggerakkan pasar.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) hingga pukul 09.00 WIB, IHSG berada di level 6.175,19, turun 10,58 poin atau 0,17 persen dibandingkan penutupan sebelumnya di 6.185,78.
Memasuki pukul 09.10 WIB, tekanan jual masih membayangi. IHSG tercatat berada di level 6.179,16 atau melemah sekitar 6,62 poin dari posisi penutupan hari sebelumnya.
Pada awal sesi, nilai transaksi mencapai sekitar Rp115,33 miliar dengan volume perdagangan 277,43 juta saham dalam lebih dari 26 ribu transaksi. Aktivitas perdagangan menunjukkan pasar masih bergerak dinamis meski investor cenderung menahan langkah sambil mencermati perkembangan sentimen global.
Pergerakan saham juga menunjukkan kondisi yang beragam. Sebanyak 205 saham menguat, 97 saham melemah, sedangkan 317 saham bergerak stagnan. Data perdagangan lainnya mencatat 238 saham naik, 163 saham turun, dan 564 saham belum mengalami perubahan harga pada awal sesi.
Tekanan terhadap IHSG terutama datang dari sejumlah sektor utama. IDX Sektor Barang Konsumen Non-Primer menjadi sektor dengan pelemahan terdalam setelah turun sekitar 0,37 persen.
Tekanan juga terlihat pada sektor energi, keuangan, kesehatan, infrastruktur, dan barang baku, yang bergerak di zona negatif pada pembukaan perdagangan.
Di sisi lain, beberapa sektor masih mampu mencatatkan penguatan. IDX Sektor Barang Konsumen Primer memimpin kenaikan dengan penguatan sekitar 0,41 persen, disusul sektor transportasi dan logistik, properti dan real estat, teknologi, serta perindustrian.
Pelaku pasar saat ini masih mengadopsi strategi wait and see menjelang berbagai agenda ekonomi penting dari dalam maupun luar negeri. Kondisi tersebut membuat investor cenderung menahan aksi beli besar sambil menunggu arah baru dari sentimen global maupun data ekonomi yang akan dirilis dalam beberapa hari ke depan.
Meski pembukaan perdagangan diwarnai pelemahan, volatilitas IHSG masih tergolong moderat. Pelaku pasar akan mencermati apakah tekanan jual berlanjut hingga penutupan atau justru terjadi pembalikan arah seiring masuknya sentimen positif pada sesi perdagangan berikutnya. (Firman/Mun)
-
RIAU29/07/2026 00:01 WIBPolisi Tahan Tengku Fauzi dalam Dugaan Kasus Korupsi Anggaran Satpol PP
-
RIAU28/07/2026 23:00 WIBBupati Kasmarni Raih Penghargaan pada Milad ke-51 MUI Bengkalis
-
DUNIA28/07/2026 20:30 WIBKim Yo Jong: ASEAN Jangan Jadi Alat Kepentingan AS
-
OTOTEK28/07/2026 21:00 WIBHarga Terjangkau, MacBook Neo 2 Dipastikan Bakal Lebih Ngebut
-
EKBIS28/07/2026 23:25 WIBPRO AVL Indonesia 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 60 Brand Global dan Peluang Bisnis Industri AVL
-
FOTO29/07/2026 17:00 WIBFOTO: Kampanye Pariwisata Malaysia di Rangkaian KAI Commuter
-
OLAHRAGA28/07/2026 21:30 WIBChelsea vs AC Milan, Luka Modric dan Cole Palmer Siap Tampil di Stadion GBK
-
NASIONAL28/07/2026 22:30 WIBMenteri LH Jumhur: Gerakan Tobat Nasional Ekologis Segera Diluncurkan, Libatkan Mahasiswa dan Masyarakat

















