NUSANTARA
ABG 14 Tahun Diduga Diperkosa Bergiliran Usai Pesta Miras di Banyumas
AKTUALITAS.ID – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banyumas mengungkap kasus dugaan pemerkosaan terhadap seorang remaja perempuan berusia 14 tahun yang diduga terjadi di Kecamatan Jatilawang, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Tiga orang telah ditetapkan sebagai tersangka, termasuk satu pelaku yang masih berstatus anak yang berhadapan dengan hukum (ABH).
Kapolresta Banyumas Kombes Pol Petrus Silalahi mengatakan kasus tersebut terungkap setelah orang tua korban melaporkan peristiwa yang dialami anaknya kepada pihak kepolisian.
“Laporan diterima dari orang tua korban yang berdomisili di Kecamatan Wangon. Setelah dilakukan penyelidikan dan penyidikan, petugas berhasil mengidentifikasi serta menetapkan para pelaku,” kata Petrus, Selasa (28/7/2026).
Berdasarkan hasil penyidikan, dugaan tindak pidana itu terjadi pada malam hari di bulan Juli 2025 di sebuah rumah di Desa Tinggarjaya, Kecamatan Jatilawang.
Polisi menyebut korban saat itu berada di lokasi bersama sejumlah remaja dan pemuda. Dalam proses penyidikan, penyidik menduga korban berada dalam kondisi terpengaruh minuman beralkohol sebelum kemudian mengalami dugaan tindak pidana persetubuhan yang dilakukan secara bergantian oleh para pelaku.
Kasus tersebut baru diketahui keluarga setelah korban menceritakan kejadian yang dialaminya kepada orang tuanya. Laporan kemudian ditindaklanjuti dengan penyelidikan hingga polisi menetapkan tiga tersangka.
Ketiga tersangka masing-masing berinisial Y (17) yang berstatus Anak Berkonflik dengan Hukum (ABH), R alias K (20), dan AR (19). Dua tersangka dewasa merupakan warga Kecamatan Jatilawang.
Para tersangka dijerat Pasal 473 ayat (2) huruf b Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana juncto Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana, dengan ancaman pidana penjara paling lama 12 tahun.
Polisi menyatakan proses penyidikan masih berjalan untuk melengkapi pemberkasan perkara sesuai ketentuan hukum yang berlaku, dengan tetap memberikan perlindungan terhadap identitas dan hak-hak korban sebagai anak di bawah umur. (Kusuma/Mun)
-
NASIONAL28/10/2026 18:05 WIBPolisi Larang Wartawan Liput Demo di Bundaran HI
-
NUSANTARA29/10/2026 07:30 WIBPaman Mau Perkosa Keponakan, Lansia Penolong Malah Dihajar Hingga Tewas
-
POLITIK28/10/2026 16:00 WIBSahroni Sindir Ijazah Palsu? PSI: Sindirannya Tak Tepat
-
DUNIA28/10/2026 18:00 WIBInggris Bersiap Hadapi Ancaman Perang
-
NASIONAL28/10/2026 20:00 WIBLechumanan Sebut Jokowi Terganggu Pemberitaan Ijazah Palsu
-
DUNIA28/10/2026 15:00 WIBNetanyahu Klaim Menang Telak dalam Pemilu Israel
-
NASIONAL29/10/2026 06:00 WIBDasco Minta Kritik Kabut Asap Dijawab dengan Penegakan Hukum
-
NASIONAL28/10/2026 19:00 WIBSahroni Sebut Usulan KPK Berpotensi Langgar HAM
















