Connect with us

EKBIS

Dukung Rehabilitasi Lahan Terdampak Banjir Sumatera, Pupuk Indonesia Salurkan Bantuan

Aktualitas.id -

Sejumlah truk kontainer mengangkut pupuk bersubsidi untuk dikirim ke daerah-daerah terdampak bencana banjir dan tanah longsor di wilayah Sumatera. (Humas Pupuk Indonesia).

AKTUALITAS.ID – Melalui program Kementan Peduli, PT Pupuk Indonesia (Persero) mendukung rehabilitasi lahan pertanian terdampak banjir di wilayah Sumatera dengan menyalurkan bantuan pupuk nonsubsidi serta bantuan kemanusiaan.

Direktur Utama Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi, menyatakan dukungan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga keberlanjutan sektor pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional, khususnya di daerah terdampak bencana.

“Alhamdulillah, Pupuk Indonesia dapat terus berkontribusi dalam pemulihan pascabencana di Sumatera, termasuk melalui dukungan rehabilitasi lahan pertanian yang terdampak banjir. Bantuan ini merupakan hasil kolaborasi melalui program Kementan Peduli,” kata Rahmad dalam siaran pers, Minggu (18/1/2026)/

Dalam program rehabilitasi tersebut, Pupuk Indonesia menyalurkan pupuk nonsubsidi sebanyak 10 ton yang akan didistribusikan ke sejumlah lahan pertanian terdampak banjir di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Rahmad berharap bantuan pupuk tersebut dapat mempercepat proses pemulihan lahan pertanian sehingga petani dapat kembali berproduksi dan memperoleh penghasilan setelah terdampak banjir sejak akhir November 2025.

Pemerintah melalui Kementerian Pertanian sebelumnya memulai program rehabilitasi lahan pertanian terdampak banjir di Sumatera, dengan Kabupaten Aceh Utara sebagai lokasi awal karena tingkat kerusakan yang dinilai paling parah.

Selain dukungan rehabilitasi pertanian, Pupuk Indonesia juga berkontribusi dalam penyaluran bantuan kemanusiaan melalui program Kementan Peduli dengan total bantuan mencapai 215 ton senilai Rp5,68 miliar. Bantuan tersebut dikirimkan menggunakan 80 truk dan didistribusikan ke sejumlah wilayah terdampak di Sumatera, termasuk Aceh.

Bantuan kemanusiaan tersebut terdiri atas 120 ton beras, 5 ton gula, 24 unit tandon air, delapan truk air mineral, delapan truk makanan siap saji, lima truk makanan ringan, tiga truk susu, serta satu truk berisi kopi, teh, dan telur.

Menurut Rahmad, bantuan tersebut disalurkan berdasarkan hasil koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan agar sesuai dengan kebutuhan masyarakat terdampak.

“Bantuan Pupuk Indonesia tidak berhenti hari ini saja. Kami terus hadir sejak awal bencana hingga saat ini sebagai bentuk kebersamaan dengan masyarakat. Penanganan bencana tidak mungkin dilakukan oleh satu pihak saja,” ujarnya.

(Ari Wibowo/goeh)

TRENDING