Berita
Jelang Akhir Pekan, IHSG Dibuka Melemah di Bawah 6.000
AKTUALITAS.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka melemah 3,56 poin atau 0,06 persen ke posisi 5.988,76. Sementara itu kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 0,82 poin atau 0,1 persen ke posisi 849,92. CEO PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya memperkirakan indeks saham berada pada rentang 5.872 […]
AKTUALITAS.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka melemah 3,56 poin atau 0,06 persen ke posisi 5.988,76. Sementara itu kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 0,82 poin atau 0,1 persen ke posisi 849,92.
CEO PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya memperkirakan indeks saham berada pada rentang 5.872 hingga 6.123. Akhir pekan terlihat kondisi pergerakan IHSG masih akan bergerak melemah.
“Peluang pergerakan masih akan terlihat berada dalam tekanan pada rentang jangka menengah,” kata William dalam riset harian, Jakarta, Jumat (20/8).
William mengatakan, dalam perdagangan jangka panjang, indeks saham gabungan masih memiliki potensi untuk naik. Namun demikian, hari ini pergerakan IHSG masih berpotensi tertekan.
“Dalam jangka panjang masih memiliki potensi kenaikan untuk IHSG, hari ini IHSG berpotensi tertekan,” katanya.
Adapun beberapa saham pilihan dalam perdagangan hari ini di antaranya adalah saham perusahaan dengan kode HMSP, WIKA, WTON dan ASRI. Kemudian ada juga saham perusahaan dengan kode PWON, APLN, AALI, UNVR, SMRA serta CTRA.
-
DUNIA21/03/2026 00:00 WIBIran Izinkan Tiga Negara ini Melintasi Selat Hormuz
-
NUSANTARA20/03/2026 13:30 WIBPuncak Arus Mudik di Jalur Nagreg Sudah Terlewati
-
NASIONAL20/03/2026 20:00 WIBMuhammadiyah Serukan Persatuan di Tengah Perbedaan Lebaran
-
NUSANTARA20/03/2026 15:30 WIBLedakan Petasan Mengakibatkan Satu Orang Tewas di Semarang
-
RAGAM20/03/2026 14:00 WIBWijaya 80 dan Sal Priadi Rilis Single “Bulan Bintang-Garis Menyilang”
-
NASIONAL20/03/2026 14:30 WIBKPK Fasilitasi 67 Tahanan untuk Salat Idul Fitri
-
NASIONAL20/03/2026 22:00 WIBKompolnas Kawal Ketat Transparansi Kasus Air Keras Aktivis KontraS
-
NASIONAL20/03/2026 23:00 WIBDPR Minta Kajian Mendalam Kebijakan WFH Imbas Harga Minyak

















