Berita
Bamsoet: Jika Pemilihan Ketum Secara Aklamasi akan Buat Golkar Runyam
“Kita ingat sejarah Partai Golkar kenapa kita sempat pecah.
AKTUALITAS.ID – Wakil Koordinator bidang Pratama DPP Golkar, Bambang Soesatyo atau Bamsoet mengingatkan pihak yang ingin memaksakan aklamasi dalam pemilihan Ketua Umum dalam forum Munas. Menurutnya, pemilihan aklamasi dinilai akan membuat internal Golkar runyam.
Bamsoet mencontohkan dualisme kepengurusan sewaktu Golkar terbelah kubu Ancol dan Kubu Bali karena adanya tak kepuasan dengan satu kepemimpinan. Maka itu, jelang Munas yang akan dihelat tiga pekan lagi, tensi politik di internal Golkar makin menghangat.
“Kita ingat sejarah Partai Golkar kenapa kita sempat pecah. Ancol dan Bali, itu karena aklamasi. (Jika Munas Desember aklamasi) itu bisa berbuah yang sama,” kata Bamsoet, dalam acara diskusi bertajuk ‘Golkar Mencari Nahkoda Baru’ di Jakarta, Selasa (12/11).
Bamsoet itu pun sempat menyinggung penyelanggara acara diskusi yakni Pos Bantuan Hukum (Posbakum) Golkar. Penyelenggara tersebut merupakan sejumlah kader Golkar yang dinilainya nekat menggelar acara dengan menyinggung tema Munas. Selain itu, mendatangkan dirinya sebagai pembicara.
Menurutnya, merujuk dari kejadian-kejadian sebelumnnya, beberapa kader Golkar yang ketahuan menggelar pertemuan di luar sepengetahuan pengurus pusat mendapat teguran sampai sanksi. Selain itu, jika memberikan dukungan kepada calon tertentu, belakangan diberhentikan sebagai pengurus bahkan ditendang dari grup WhatsApp.
“Kalian akan ditegur nanti. Tapi, tidak usah takut tinggal tiga minggu. Mudah-mudahan pemimpin baru bisa berikan pencerahan,” kata dia.
Bamsoet menegaskan sejauh ini dirinya belum secara resmi mendeklarasikan sebagai calon ketua umum setelah terpilih menjadi Ketua MPR.
Terkait hal ini, sebelumnya pernyataan aklamasi sempat dilontarkan Ketua Koordinator Bidang Perekonomian DPP Golkar Azis Syamsudin. Aziz yang juga tim pemenangan Airlangga Hartarto dalam bursa pemilihan Ketua Umum, melihat celah pada Munas nanti masih sangat memungkinkan aklamasi dilakukan.
Menurut Azis, tanda-tanda kandidat lain akan maju belum terlihat. Hal ini termasuk Bambang Soesatyo yang digadang-gadang kuat menjadi pesaing Airlangga Hartarto.
“Saya rasa bisa menjadi aklamasi itu baik, bisa musyawarah mufakat. Kalau tidak bisa mencapai kata musyawarah mufakat kita ada mekanisme,” kara Azis di kompleks parlemen Senayan, Jakarta, Senin 11 November 2019.
Golkar akan menggelar Munas pada 4-6 Desember 2019. Sejauh ini, yang sudah menyatakan siap baru Airlangga yang juga caketum petahana. Adapun Bamsoet yang sebelumnya menyatakan maju sebagai caketum sempat mengendur jelang perebutan posisi Ketua MPR.
-
JABODETABEK25/02/2026 05:30 WIBHujan Ringan Dominasi Cuaca Jabodetabek Rabu Ini
-
NASIONAL25/02/2026 11:00 WIBIni Alasan DPR Tunda Bahas RUU Ketenagakerjaan
-
DUNIA25/02/2026 08:00 WIBPersiapan Tempur: Trump Tarik Ribuan Militer AS dari Pangkalan Timur Tengah
-
NASIONAL25/02/2026 10:00 WIBAsosiasi Haji-Umrah Minta MK Batalkan Umrah Mandiri
-
EKBIS25/02/2026 11:30 WIBEmas Antam Anjlok Hari Ini, Buyback Ikut Terkoreksi
-
EKBIS25/02/2026 12:30 WIBTren E-Commerce Ramadan 2026 Naik Signifikan
-
NUSANTARA25/02/2026 06:30 WIBPesta Miras di Desa Kendenan Berakhir Tragis
-
DUNIA25/02/2026 12:00 WIBKhamenei: AS Tak Akan Mampu Hancurkan Iran

















