Berita
Muzani: Kader Gerindra yang Bukan Jubir Miliki Hak Bicara Sesuai Porsinya
“Ya di luar dari itu kami nggak punya hak untuk melarang.
AKTUALITAS.ID – Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani menyebut partai tempatnya bernaung tak memiliki hak melarang kadernya yang bukan juru bicara menyampaikan pandangan. Muzani memastikan kader yang bukan juru bicara tetap memiliki hak menyampaikan pendapat sesuai porsinya.
“Ya di luar dari itu kami nggak punya hak untuk melarang. Karena mereka sesungguhnya punya kewenangan untuk bicara di komisinya, untuk bicara di dapilnya,” kata Muzani di kompleks MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Senin (9/12).
Muzani menjelaskan alasan Ketum Gerindra Prabowo Subianto menunjuk juru bicara partai tidak semata untuk pergiliran. Alasan lainnya, agar ada tata krama dalam menyampaikan sikap partai.
“Kalau ada formalisasi mereka yang jadi jubir, mereka yang tidak jadi jubir, itu bentuk formalisasi saja supaya partai itu ada tata tertibnya atau tata kramanya. Seperti halnya presiden pada hakikatnya semua menteri itu kan jubir presiden. Tapi ada jubir presiden untuk mempermudah komunikasi dan seterusnya. Kira-kira seperti itu,” jelasnya.
“Yang kedua ini kan bagian dari tour of duty, proses pergiliran di dalam internal partai, karena tour of duty tentu ada yang diangkat, ada yang tergantikan. Kira-kira seperti itu,” imbuh Wakil Ketua MPR itu
-
POLITIK02/06/2026 16:30 WIBPolemik Kunjungan Luar Negeri Prabowo, Pengamat: Presiden Harus Contohkan Efisiensi
-
NASIONAL02/06/2026 12:15 WIBTan Malaka: Bapak Republik yang Bermimpi Indonesia Merdeka 100 Persen
-
NUSANTARA02/06/2026 06:30 WIBPengedar Sabu di Serang Ditangkap Saat Santai di Rumah
-
JABODETABEK02/06/2026 05:30 WIBBMKG: Cuaca Jakarta Didominasi Awan Tebal Selasa Ini
-
JABODETABEK01/06/2026 22:30 WIBKebakaran Hebat Melanda Kebon Kosong Kemayoran Jakpus
-
OASE02/06/2026 05:00 WIBAl-Quran Sudah Bahas Rahasia Laut 1.400 Tahun Lalu
-
NASIONAL02/06/2026 06:00 WIBMama Sinta Bantah Naik Jet Pribadi ke Jakarta
-
NASIONAL02/06/2026 07:00 WIBEddy Soeparno: RUU Satu Data Indonesia Kunci Subsidi Tepat Sasaran