Berita
Jika Dukung Pemerintah, PAN: Tak Perlu Jatah Menteri
Politikus PAN Bima Arya mengklaim pihaknya tidak mengincar kursi menteri jika berkoalisi dengan pemerintahan Presiden Joko Widodo. Bima mengatakan, mendukung pemerintah bukan berarti harus ditukar dengan jabatan di kementerian. “Tidak harus, artinya koalisi itu kan ada dukungan atas kebijakan pemerintah, ada posisi-posisi lain juga yang bisa disinergikan, tidak selalu di kementerian saya kira,” kata Bima […]
Politikus PAN Bima Arya mengklaim pihaknya tidak mengincar kursi menteri jika berkoalisi dengan pemerintahan Presiden Joko Widodo. Bima mengatakan, mendukung pemerintah bukan berarti harus ditukar dengan jabatan di kementerian.
“Tidak harus, artinya koalisi itu kan ada dukungan atas kebijakan pemerintah, ada posisi-posisi lain juga yang bisa disinergikan, tidak selalu di kementerian saya kira,” kata Bima di kawasan Senayan, Jakarta, Minggu (16/2/2020).
Bima menegaskan, tidak akan meminta-minta posisi di kabinet. Dia mengatakan, tidak menunggu pula ada reshuffle kabinet.
“Kita tidak meminta-minta posisi di kabinet, karena itu ruang kan. Kalau masuk kabinet harus ada reshuffle, belum tentu juga Pak Jokowi akan mengadakan reshuffle dalam waktu dekat. Bagi kita itu bukan suatu yang kita tunggu, atau sesuatu yang kita tuntut,” ucapnya.
PAN, saat ini belum dalam sikap menentukan apakah akan gabung koalisi atau di oposisi. Bima mengaku tidak ingin PAN dalam posisi yang abu-abu.
Wali Kota Bogor itu menuturkan, PAN akan mempertimbangkan ajakan Jokowi untuk bergabung jika memang ada.
“Tapi ketika ada undangan itu datang, dan ada ruang politik, pasti akan kita diskusikan secara internal dengan terbuka. Opsi itu kita buka kembali,” ujarnya.
-
PAPUA TENGAH05/04/2026 17:30 WIBKebakaran di Kilometer 9 Timika Hanguskan Dua Rumah dan Kandang Ternak
-
RIAU05/04/2026 17:00 WIBPolda Riau Bongkar Jaringan Mafia BBM Subsidi, Sita Lebih 10 Ribu Liter Solar
-
RAGAM05/04/2026 19:30 WIBWaspadai 6 Bahan “Red Flag” yang Tersembunyi Dalam Makanan Kudapan
-
RIAU05/04/2026 23:00 WIBPolres Pelalawan Ungkap Kasus Karhutla, Penegakan Hukum Diperkuat untuk Efek Jera
-
EKBIS05/04/2026 20:30 WIBStok Beras Sulsel Melonjak, Tembus 761 Ribu Ton
-
NASIONAL05/04/2026 20:00 WIBKemenag Ajukan Tambahan Anggaran Rp24,8 T
-
OLAHRAGA05/04/2026 18:30 WIBLolos Semifinal Kejuaraan ASEAN 2026,Jadi Target Timnas Futsal Indonesia
-
DUNIA05/04/2026 19:00 WIBRusia Kecam Keras Serangan Terhadap PLTN Bushehr di Iran

















