Berita
Jaringan Judi Online Asia Tenggara di Jebol Hacker China
AKTUALITAS.ID – Sejak pertengahan 2019 sebuah grup hacker asal China bernama DRBControl menjadikan perusahaan situs judi online sebagai targetnya, dan kini mereka disebut sudah menjebol jaringan perusahaan tersebut. Ini adalah laporan dari perusahaan keamanan cyber Talent-Jump dan Trend Micro, yang menyebut DRBControl berhasil menjebol jaringan situs judi online yang berlokasi di Asia Tenggara. Talent-Jump dan […]
AKTUALITAS.ID – Sejak pertengahan 2019 sebuah grup hacker asal China bernama DRBControl menjadikan perusahaan situs judi online sebagai targetnya, dan kini mereka disebut sudah menjebol jaringan perusahaan tersebut.
Ini adalah laporan dari perusahaan keamanan cyber Talent-Jump dan Trend Micro, yang menyebut DRBControl berhasil menjebol jaringan situs judi online yang berlokasi di Asia Tenggara.
Talent-Jump dan Trend Micro menyebut hacker tersebut sukses mencuri database dan source code milik perusahaan tersebut, dan tak ada uang yang dicuri dalam aksi tersebut. Dari sini diasumsikan kalau aksi grup hacker itu adalah sebuah spionase cyber.
Serangan yang dilakukan DRBControl tersebut menggunakan software dan taktik serupa dengan Winnti dan Emissary Panda, dua grup hacker lain yang selama satu dekade ke belakang sudah melancarkan berbagai serangan cyber untuk kepentingan pemerintah China.
Namun khusus untuk peretasan oleh DRBControl ini diduga bukanlah atas perintah pemerintah China. hal ini sejalan dengan laporan FireEye, perusahaan keamanan cyber, pada Agustus 2019 lalu.
Dalam laporan tersebut FireEye menyebut sejumlah grup hacker yang dibekingi pemerintah China ternyata juga mencari pekerjaan sambilan. Yaitu dengan melakukan serangan cyber lain dan juga peretasan untuk kepentingan pribadinya.
DRBControl menggunakan taktik spear phishing untuk menyusup ke dalam jaringan korbannya. Yaitu dengan mengirimkan email ke pegawai perusahaan dan berharap si pegawai ini membuka dokumen yang sudah disusupi oleh trojan backdoor.
Trojan ini berbeda dengan kebanyakan trojan backdoor lain karena mengandalkan pada file hosting Dropbox dan layanan file sharing yang digunakan sebagai pusat operasi sekaligus penyimpan data hasil curian. Karena itulah mereka menggunakan nama DRBControl, yang merupakan singkatan dari DRopBox Control.
Kasus yang sejenis ini pernah terjadi pada 2018, di mana ESET melaporkan adanya hacker Korea Utara yang mencoba menjebol satu kasino di Amerika Tengah, yang tujuan akhirnya diduga adalah mencuri uang di kasino tersebut.
-
NASIONAL25/02/2026 11:00 WIBIni Alasan DPR Tunda Bahas RUU Ketenagakerjaan
-
DUNIA25/02/2026 08:00 WIBPersiapan Tempur: Trump Tarik Ribuan Militer AS dari Pangkalan Timur Tengah
-
NASIONAL25/02/2026 10:00 WIBAsosiasi Haji-Umrah Minta MK Batalkan Umrah Mandiri
-
EKBIS25/02/2026 12:30 WIBTren E-Commerce Ramadan 2026 Naik Signifikan
-
EKBIS25/02/2026 11:30 WIBEmas Antam Anjlok Hari Ini, Buyback Ikut Terkoreksi
-
DUNIA25/02/2026 12:00 WIBKhamenei: AS Tak Akan Mampu Hancurkan Iran
-
JABODETABEK25/02/2026 07:30 WIBCatat! Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini
-
JABODETABEK25/02/2026 08:30 WIBAnggota Polresta Tangerang Jadi Tersangka Penipuan

















