DUNIA
Lama Menghilang, Mojtaba Khamenei Muncul dengan Klaim Kemenangan yang Guncang Dunia
AKTUALITAS.ID – Pemimpin tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, mengklaim negaranya meraih kemenangan besar dalam konflik melawan Amerika Serikat dan Israel. Pernyataan ini disampaikan di tengah gencatan senjata yang tengah berlangsung.
Iran menyatakan kemenangan dalam konflik yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel. Dalam pernyataan resmi yang disiarkan televisi, Mojtaba Khamenei menyebut Iran telah “mencengangkan dunia” selama perang berlangsung.
Pernyataan tersebut disampaikan bertepatan dengan 40 hari wafatnya Ali Khamenei, yang disebut gugur dalam serangan gabungan AS-Israel pada awal konflik.
Khamenei menegaskan bahwa Iran tidak pernah menginginkan perang, namun berjuang untuk mempertahankan hak-haknya.
“Kami tidak akan membiarkan pelaku yang menyerang negara kami tanpa hukuman,” tegasnya.
Ia juga menyatakan Iran akan menuntut kompensasi atas kerusakan yang terjadi serta korban jiwa selama konflik.
Konflik yang memicu ketegangan global tersebut kini memasuki fase baru setelah tercapainya kesepakatan gencatan senjata selama dua pekan antara Iran dan Amerika Serikat.
Kesepakatan ini dimediasi oleh Pakistan guna membuka ruang negosiasi lanjutan.
Salah satu isu krusial dalam konflik adalah blokade Selat Hormuz, jalur vital perdagangan energi dunia yang sempat ditutup oleh Iran sejak perang pecah pada 28 Februari.
Sebagai bagian dari kesepakatan, Iran kini mulai membuka kembali jalur tersebut untuk lalu lintas kapal, meski muncul wacana penerapan biaya transit untuk mendukung proses rekonstruksi negara.
Khamenei juga mengisyaratkan Iran akan memasuki “fase baru” pasca-gencatan senjata, meski tidak merinci langkah strategis yang dimaksud.
Pernyataan ini menambah spekulasi terkait arah kebijakan Iran ke depan, baik dalam bidang militer, ekonomi, maupun diplomasi internasional.
Klaim kemenangan dari Iran diperkirakan akan memicu respons global, terutama dari pihak yang terlibat dalam konflik. Sementara itu, dunia internasional masih menunggu hasil negosiasi lanjutan yang diharapkan dapat mencegah eskalasi konflik lebih luas. (Mun)
-
FOTO27/08/2026 21:03 WIBFOTO: DPR Terima Audiensi AMPB di Tengah Aksi Tuntut RUU Perampasan Aset
-
NASIONAL27/08/2026 19:30 WIBMenteri LH Ancam Sanksi Pengusaha yang Cemari Danau
-
FOTO27/08/2026 22:30 WIBFOTO: PP GMH Serukan Damai dan Dialog
-
NASIONAL27/08/2026 10:00 WIBHabib Bantah Keras Tuduhan Blokir Rekening Botok Pati
-
EKBIS27/08/2026 20:28 WIBMentan Ungkap Kendala Penyerapan Telur dan Ayam untuk Program MBG
-
DUNIA27/08/2026 18:00 WIBRatusan Warga India Hilang dalam Banjir Bandang Nepal
-
DUNIA27/08/2026 12:00 WIBHamas Ngamuk Usai Layang-layang Disebut Aktivitas Militan
-
NASIONAL27/08/2026 13:00 WIBDasco Teken Janji Mundur jika RUU Perampasan Aset Molor

















