NASIONAL
Gufroni Bongkar Dugaan Arogansi Ormas dalam Kasus Ahmad Bahar
AKTUALITAS.ID – Ketua Riset dan Advokasi Publik LBH AP PP Muhammadiyah, LBH AP PP Muhammadiyah, Gufroni, menilai polemik yang menyeret Ahmad Bahar dan putrinya dipicu dugaan tindakan sejumlah anggota organisasi masyarakat GRIB Jaya yang disebut melakukan aksi main hakim sendiri atau eigenrichting.
Gufroni menyebut pihaknya tidak akan mendampingi putri Ahmad Bahar apabila tidak terdapat persoalan serius yang dialami korban. Ia menegaskan dugaan pelanggaran dalam kasus tersebut menjadi dasar pendampingan hukum yang diberikan lembaganya.
“Kami setuju dengan pepatah lama yang menyatakan ‘tak ada asap kalau tak ada api’. Maksudnya, tak mungkin kami mendampingi putri Ahmad Bahar, tanpa ada sebab,” ujar Gufroni.
Ia menjelaskan sebelum dugaan penjemputan paksa terhadap Ilma Sani Fitriana terjadi, empat anggota GRIB Jaya disebut mendatangi rumah Ahmad Bahar di Depok pada 15/05/2026 dengan sikap yang dinilai intimidatif.
Menurutnya, kedatangan tersebut disertai tindakan yang seolah mengambil alih peran aparat penegak hukum.
“Dengan nada ancaman, seolah bertindak seperti aparat penegak hukum, dua diantaranya mengaku mantan anggota militer dan brimob, merasa bangga melakukan tindakan represif kepada Ahmad Bahar,” kata Gufroni, Senin 25/05/2026.
Ia menambahkan dua anggota tersebut bahkan mengklaim bergerak cepat mendatangi rumah Ahmad Bahar dalam waktu kurang dari 1×24 jam dan merekam tindakan tersebut dalam sebuah video.
“Membuat video, memperlakukan Ahmad Bahar seperti maling yang diamankan oleh anggota GRIB Jaya,” ujarnya.
Gufroni menegaskan LBH AP PP Muhammadiyah menilai akar persoalan bukan pada tuduhan terhadap Ahmad Bahar dan putrinya, melainkan pada dugaan tindakan sepihak oknum ormas.
“Api penyebabnya adalah tindakan arogan ormas yang mengambil wewenang aparat penegak hukum, melakukan tindakan polisionil tanpa dasar hukum dan tanpa dasar kewenangan,” tegasnya.
Ia juga membantah adanya keterlibatan Ahmad Bahar maupun putrinya dalam pengiriman pesan kepada istri Hercules yang disebut menjadi pemicu polemik.
Menurutnya, kedua pihak tersebut bahkan tidak saling mengenal secara pribadi.
“Ahmad Bahar dan putrinya tidak kenal istri Hercules dan Hercules. Tak punya nomor HP keduanya,” kata Gufroni.
Ia menduga terdapat kemungkinan manipulasi teknologi informasi atau penyalahgunaan nomor telepon yang menyeret nama Ahmad Bahar dan keluarganya.
“Ada dugaan operasi IT yang mendiskreditkan Hercules melalui nomor HP yang dimiliki Ahmad Bahar dan putrinya,” ujarnya.
Gufroni juga menyoroti dugaan penjemputan paksa terhadap Ilma Sani Fitriana ke markas GRIB Jaya yang disebut disertai intimidasi.
“Sampai membawa paksa putri Ahmad Bahar ke markas GRIB Jaya, diinterogasi dan diintimidasi, hingga merendahkan jilbab dan meminta untuk dicopot saja jilbabnya,” ungkapnya.
Ia menilai langkah yang semestinya ditempuh dalam perkara tersebut adalah pelaporan kepada kepolisian, bukan tindakan sepihak oleh ormas.
“Semestinya Hercules datang ke kantor polisi, bukan main hakim sendiri, mengirim anggotanya mendatangi rumah Ahmad Bahar dan menjemput putrinya secara paksa,” katanya.
LBH AP PP Muhammadiyah juga menyatakan saat ini mendampingi putri Ahmad Bahar untuk menempuh jalur hukum guna mencari keadilan atas peristiwa tersebut.
“Nyata-nyata putri Ahmad Bahar dijemput paksa oleh anggota GRIB Jaya tanpa dasar hukum dan tanpa kewenangan untuk mengambil tindakan tersebut,” pungkas Gufroni. (Purnomo)
-
NASIONAL26/05/2026 10:00 WIBGolkar Minta Negara Hadir untuk Selamatkan Guru Honorer
-
PAPUA TENGAH25/05/2026 23:00 WIBSatreskrim Mimika Olah TKP Perusakan Tembok Keuskupan, 4 Orang Dilaporkan
-
JABODETABEK26/05/2026 07:30 WIBSIM Keliling Jakarta Buka 5 Titik Hari Ini
-
OASE26/05/2026 05:00 WIBKhutbah Terakhir Nabi Muhammad SAW yang Mengguncang Sejarah Islam
-
POLITIK26/05/2026 14:00 WIBGKSR Desak Hapus Ambang Batas Parlemen dalam Revisi UU Pemilu
-
RIAU26/05/2026 12:30 WIBModus Baru Kejahatan Siber, Polda Riau Ringkus Pembuat Website Bank Palsu
-
PAPUA TENGAH26/05/2026 13:30 WIBDinkes Mimika Evaluasi Promkes dan Microsite, Diikuti 26 Puskesmas
-
JABODETABEK26/05/2026 05:30 WIBCuaca Jakarta Selasa 26 Mei 2026 Cerah Merata

















