Berita
Jumlah Kematian Akibat Corona Lewati Angka ke 4.000 orang
Jumlah kematian akibat virus corona di Italia telah melewati angka 4.000 orang. Jumlah ini setelah pada Jumat (20/3/2020), Italia melaporkan rekor terbaru 627 orang tewas dalam 24 jam terakhir. Dilansir dari AFP, Sabtu (21/3), tingkat kematian harian negara Mediterania ini sekarang lebih tinggi dari yang secara resmi dilaporkan oleh China ketika berada di puncak wabah […]
Jumlah kematian akibat virus corona di Italia telah melewati angka 4.000 orang. Jumlah ini setelah pada Jumat (20/3/2020), Italia melaporkan rekor terbaru 627 orang tewas dalam 24 jam terakhir.
Dilansir dari AFP, Sabtu (21/3), tingkat kematian harian negara Mediterania ini sekarang lebih tinggi dari yang secara resmi dilaporkan oleh China ketika berada di puncak wabah di sekitar provinsi Hubei, Wuhan beberapa waktu lalu.
Jumlah korban tewas satu hari di Italia sebelumnya adalah 475 pada hari Rabu. Sementara total kematian di Italia per Kamis mencapai 3.405 orang.
Sementara jika dihitung dalam tiga hari terakhir, angka kematian akibat corona di Italia lebih dari 1.500 orang.
Kini jumlah total kematian Italia mencapai 4.032 orang. Sedangkan jumlah infeksi meningkat hampir 6.000 kasus menjadi 47.021 kasus.
Negara dengan 60 juta pendudukan ini sekarang menjadi penyumbang kematian tertinggi di dunia akibat corona, yakni sekitar 36,6 persen.
Tingginya penularan virus corona di Italia tak lepas dari masih banyaknya warga yang keluar rumah.
“Ada begitu banyak orang berjalan yang memiliki virus dan yang berisiko menginfeksi orang lain,” kata direktur departemen penyakit menular di klinik San Martino Genoa, Matteo Bassetti mengatakan kepada kantor berita AGI Italia.
“40.000 kasus lebih yang kita bicarakan sebenarnya bisa 100 kali lebih tinggi,” tambahnya.
Pemerintah Italia sendiri sudah merencanakan untuk memperpanjang larangan kegiatan atau pertemuan publik dan penutupan hampir semua bisnis. Sedianya larangan itu berakhir pada 25 Maret mendatang.
Sementara para pemimpin daerah dan wali kota kota di Italia mendesak pemerintah untuk menerapkan pembatasan terhadap warga secara lebih tegas lagi seperti larangan latihan di luar ruangan dan penutupan semua toko pada hari Minggu.
-
FOTO15/03/2026 02:42 WIBFOTO: Nurani Astra Serahkan 20 Unit Ambulans untuk Penanganan Bencana Aceh dan Sumatra
-
NASIONAL14/03/2026 21:00 WIBBahlil: Impor LPG Indonesia Dialihkan dari Timur Tengah, Pasokan Energi Dipastikan Aman
-
JABODETABEK14/03/2026 17:00 WIB10 Rumah dan Dua Lapak Hangus Dilalap Api di Pesanggrahan
-
OLAHRAGA14/03/2026 16:00 WIBGinting, Alwi, Putri KW dan Amri/Nita Berhasil Melaju ke Semifinal Swiss Open
-
NASIONAL14/03/2026 20:00 WIBBupati dan Sekda Cilacap Ditetapkan KPK Sebagai Tersangka Pemerasan untuk THR
-
NUSANTARA14/03/2026 16:15 WIBSatgas Damai Cartenz Ungkap Jaringan Senjata untuk KKB Papua, 5 Orang Tersangka
-
OTOTEK14/03/2026 19:30 WIBKendaraan Niaga Picu Pertumbuhan Ekonomi Nasional
-
RAGAM14/03/2026 15:30 WIBKenali 6 Gejala Kolesterol Tinggi pada Kaki

















